
Air Mata Ibu

Film ini menyingkap kegagalan program Keluarga Berencana (KB) pada awal tahun 2000-an dengan berfokus pada kesulitan yang dihadapi para perempuan-perempuan pengguna alat KB di Nusa Tenggara Timur. Dampak yang dialami oleh mereka beragam, mulai dari pendarahan berat sampai kematian sang ibu dan anak. Nusa Tenggara Timur memiliki angka kematian ibu dan anak tertinggi di Indonesia pada saat itu. Minimnya dukungan biaya serta sistem dan tenaga kesehatan yang kompeten membuat kondisi semakin pelik. Film ini merupakan riset lapangan dengan menggabungkan testimoni para perempuan pengguna alat KB dan pengamat kesehatan dengan tangkapan kamera yang menggambarkan kehidupan keluarga serta kesibukan di klinik-klinik desa.
Detail Film
Catatan Pengelola
Referensi yang bisa digunakan
Film dalam set tema yang sama
- Sebuah meta-dokumenter, dokumenter reflektif yang menangkap proses pembuatan adegan percakapan tentang tradisi pernikahan yaitu seserahan.

- Potret arus hidup pemuda dan cita-citanya dalam ruang sub-urban, sepuluh tahun setelah berakhirnya rezim Orde Baru.

- Bermodalkan pengetahuan sejarah, Pak Isuardi mencoba mengembangkan alat musik tradisional berpa Jidor, yang diberi nama Jlegur.(*)

- Masyarakat, Politik & Kekuasaan","number":"3","randomSeedTtl":"1","no_found_rows":true,"post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[3359],"update_post_meta_cache":false,"update_post_term_cache":false,"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=politik-kekuasaan\" rel=\"tag\">Politik & Kekuasaan<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="1" data-start="1" data-end="3">


