
Air Mata Ibu

Film ini menyingkap kegagalan program Keluarga Berencana (KB) pada awal tahun 2000-an dengan berfokus pada kesulitan yang dihadapi para perempuan-perempuan pengguna alat KB di Nusa Tenggara Timur. Dampak yang dialami oleh mereka beragam, mulai dari pendarahan berat sampai kematian sang ibu dan anak. Nusa Tenggara Timur memiliki angka kematian ibu dan anak tertinggi di Indonesia pada saat itu. Minimnya dukungan biaya serta sistem dan tenaga kesehatan yang kompeten membuat kondisi semakin pelik. Film ini merupakan riset lapangan dengan menggabungkan testimoni para perempuan pengguna alat KB dan pengamat kesehatan dengan tangkapan kamera yang menggambarkan kehidupan keluarga serta kesibukan di klinik-klinik desa.
Detail Film
Catatan Pengelola
Referensi yang bisa digunakan
Film dalam set tema yang sama
- Bagi Baba Akong dan istrinya, bencana adalah sebuah kebangkitan bagi kecintaan akan lingkungan, 16 tahun setelah tsunami NTT 1992, mereka berhasil menghijaukan pesisir pantai Ndate seluas 23 ha. (*)

- Ketika alat musik rapa’i asli dari kulit kambing tidak boleh digunakan, Munir dan teman-temannya mencari cara lain yaitu menggunakan kaleng cat sebagai pengganti rapa'i.

- Melalui animasi dan narasi reflektif, Identity secara konsisten menyodorkan suatu pertanyaan yang mengusik: apakah identitas benar merupakan jaminan kebebasan?

- Masyarakat, Politik & Kekuasaan","number":"3","randomSeedTtl":"1","no_found_rows":true,"post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[3359],"update_post_meta_cache":false,"update_post_term_cache":false,"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=politik-kekuasaan\" rel=\"tag\">Politik & Kekuasaan<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="1" data-start="1" data-end="3">


