Cipto Rupo

2019 — 37 menit
Mbah Tjipto merupakan bukti bahwa semangat dan kecintaan terhadap seni tak mudah tergerus oleh waktu.
Cipto Rupo
Akses film ini
Sekilas tentang film

Nama Mbah Tjipto Setiyono (85) lekat dengan karya lukis sepatbor becak seantero Yogyakarta dan Jawa Tengah. Kecintaan terhadap dunia seni tidak membuatnya menyerah dalam menggoreskan tinta lukis pada karya-karyanya di usia senja. Di kamar kos berukuran 3×3 meter persegi, ia hidup mandiri sambil terus ulet melukis selebor becak serta kitiran pesanan orang-orang.

Pemeringkatan umurSU
Bahasa asliIndonesia, Jawa
TakarirBahasa Indonesia, English

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format tersediaDigital File
Resolusi gambarFull HD
Rasio16:9
Negara produksiIndonesia
Provinsi produksiD.I. Yogyakarta
Rumah produksiMentari Project
Tim ProduksiArifa Khairianti (Produser)Aziz Suryo (Penata Gambar)Ilham Raka Dhawi (Penata Suara)
    Edisi Festival
    • FFD 2019 — Kompetisi | Jury Special Mention
      Rekam Jejak Festival
      • 2020 — Festival Film IndonesiaOfficial Selection
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterObservasional
      TemaSejarah, Seni, Masyarakat
      TopikBiografi, Seni Lukis, Lansia, Pekerjaan
      Mata pelajaran relevanSosiologi, Antropologi, Seni Budaya
      Mata kuliah relevanKomunikasi, Pendidikan, Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan

      Film dalam set tema yang sama

      • Erick Sutanto
        “Mefa jai jau fanai mera tofong” atau “jangan namaku disanjung tapi teruskanlah perjuanganku”. Renungan karir seorang pelatih atletik yang menggambarkan atmosfer kegiatan tim atletik di Kota Serui, Papua.
      • Ismail Fahmi Lubis
        Animasi biografi yang menyampaikan kebertahanan hidup, perasaan rindu, dan mimpi seorang pekerja migran.
      • Naira Capah, Fauzan Syam Aditya
        Tarian Kehidupan tidak hanya tentang tari dan ekonomi, ia juga mengandaikan tari sebagai gerak, tempo, dan energi yang diperlukan seorang remaja untuk berjuang dari hari-ke-hari.