Cuts

Potongan

2016 — 64 menit
ab
Editorial
Penelusuran selama 2 tahun tentang hubungan antara industri film dengan Lembaga Sensor Film melalui 2 studi kasus: film ‘Senyap’ dan ‘Babi Buta yang Ingin Terbang’.
Trailer Film
Sinopsis

‘Potongan’ merupakan sebuah film dokumenter yang memotret situasi relasi Lembaga Sensor Film (LSF) dengan industri film tahun 2014 silam. Potret ini diisi dengan rekaman proses pengajuan ke “Babi Buta yang Ingin Terbang”, produksi tahun 2008 yang sudah berkeliling festival film internasional, dan cuplikan pendapat berbagai pihak terhadap film “Senyap”, nominasi Oscar 2016. Keduanya diajukan ke LSF untuk mendapat publikasi meluas. Keduanya juga ‘ditolak oleh revisi’ oleh LSF. Catatan tersebut merupakan suatu penolakan yang mengharuskan pembuat film menggugurkan adegan/gambar yang dinilai secara subyektif dapat mengganggu moral dan melanggar nilai-nilai keagamaan.

Lembaga Sensor Film merupakan institusi yang berperan penting terhadap produksi media audio-visual—film. Regulasi yang ditetapkannya dapat menjadi indikator terhadap kuantitas dan kualitas film yang dirilis di layar besar (bioskop) pada suatu masa. Meski demikian, film ini juga membahas bahwasanya permasalahan sensor telah hadir sejak Indonesia berdiri dan selalu terkait dengan kepentingan elit pusat untuk menjaga serta mewujudkan keadaan yang disebut sebagai ‘ketertiban umum’.

Film adalah satu-satunya bentuk kesenian yang terkena pembatasan ekspresi melalui sensor. Keadaan ini bukan begitu saja tanpa dasar dan dapat diubah sewaktu-waktu. Pada November 2007, Masyarakat Film Indonesia (MFI) pernah mengajukan permohonan pengujian atas pasal di Undang-Undang yang mengatur sensor. Beberapa waktu kemudian, persidangan antara MFI dan LSF terlaksana yang berujung pada kekalahan telak MFI. Di satu sisi, MFI berdiri untuk peningkatan kualitas seniman terutama industri film, sementara LSF bertahan dalam menempatkan film sebagai sumber informasi krusial yang berpengaruh pada ‘ketertiban umum’ dan ‘moral’ bangsa.

Kekalahan MFI, dokumentasi fakta, cuplikan berita, dan rekaman proses pengajuan film dirangkai oleh Chairun Nissa menjadi sebuah narasi potret keadaan hubungan industri film, pembuat film, dan LSF.

Pemeringkatan Umur

17+

Sutradara

Chairun Nissa

Bahasa Asli

Indonesia

Takarir

English

Detail Film

Warna

Warna

Suara

Stereo

Format Tersedia

Digital File

Resolusi Gambar

Full HD

Rasio Gambar

16:9

Negara Produksi

Indonesia

Provinsi Produksi

D.K.I. Jakarta

Tim ProduksiEdwin, Meiske Taurisia (Produser)Chairun Nissa, Chamelia (Penata Kamera)Sastha Sunu (Penata Gambar)Adhitya Indra (Penata Suara)
  • Wahyu Tri Purnomo (Supervisi Penata Suara)
  • Ahmad Yuniardi (Editor Online)
  • Kiki Machina (Produser Lini)
  • Arie Kartikasari (Asisten Produksi)
  • Dyantini Adeline (Asisten Penata Kamera)
  • Yovista Ahtajida (Asisten Penata Kamera)
  • Rifqi Pramesworo (Asisten Penata Gambar)
  • Joko Prawoto (Foley Artist)
  • Rivai Chen (Paska Produksi)
    Edisi Festival
    • FFD 2016 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Foto Film
      Gaya Dokumenter

      Observasional

      Tema

      Seni, Sejarah, Politik & Pemerintahan, Manusia & Masyarakat

      Topik

      Film, Arsip, Hak Asasi Manusia, Industri

      Mata Pelajaran Relevan

      Broadcasting, Pendidikan Kewarganegaraan, Seni Budaya

      Mata Kuliah Relevan

      Film dan Pertelevisian, Hukum, Komunikasi, Pemerintahan, Politik

      Film dalam set tema yang sama

      • Ampun DJ

        Agus Darmawan
        Empat perempuan berstatus mahasiswi, satu profesi sebagai model dancer, tinggal dalam satu kos-kosan. Ampun DJ.(*)
      • The Day the Voices Raised

        Dian Septi Trisnanti
        Melalui advokasi dan sosialisasi isu pelecehan seksual, angka kasus tidak hanya menjadi data untuk dianalisa melainkan menjadi bahan dasar perubahan.
      • Silent Blues of the Ocean

        Arfan Sabran, Andi F. Azzahra
        Potret dampak keputusan pemerintah daerah terhadap satu keluarga nelayan di Makassar.

      Tertarik dengan film ini?

      Segera hadir

      Data film ada yang salah/kurang lengkap?

      Ajukan Revisi

      Catatan Pengelola

      Pengklasifikasian film yang muncul di sini ditentukan oleh tim pengelola database FFD setelah film ditonton dan didiskusikan secara internal.

      Apabila menurut Anda, selaku pembuat film di atas, klasifikasi serta data lain yang muncul pada halaman ini kurang tepat, silahkan ajukan revisi melalui tombol ‘Ajukan Revisi’ yang tersedia pada halaman film ini atau hubungi arsip@ffd.or.id dengan judul “Revisi Data – [Judul Film].