Gubuk Reot di Atas Minyak Internasional

Pengelolaan sumber daya alam di suatu area acapkali gagal memberikan nilai tambah bagi kehidupan penduduk di sekitarnya. Desa Wonocolo, di mana 95% warganya hidup sebagai penambang tradisional minyak mentah, masih terjebak pada persoalan-persoalan kemiskinan dan pendidikan. Atas desakan warga Wonocolo, pengelolaan minyak kini dilakukan dan didistribusikan oleh mereka sendiri. Namun persoalan belum selesai; para penambang belum mendapat perlindungan hukum yang dapat menjamin keberlangsungan hidup mereka di masa depan.(*)
Detail Film
- Lianto Luseno (Supervisi Produksi)
- Suharja Nasrun (Perekam Gambar)
- Andy F. Noya, Shanty Harmayn (Program Advisor)
- Kioen Moe, Zakiah (Program Supervisor)
- Fajrian, Wisnu Surya Pratama (Program Officer)
- Dwi Indarty (Program Officer Assistant)
- FFD 2008 — Kompetisi | Dokumenter Pendek Terbaik
Catatan Pengelola
Film dalam set tema yang sama
- Dokumenter animasi yang menghidupkan kembali memori dan rasa rindu seorang anak kepada ayahnya pasca tragedi 1965.

- Penelusuran selama 2 tahun tentang hubungan antara industri film dengan Lembaga Sensor Film melalui 2 studi kasus: film ‘Senyap’ dan ‘Babi Buta yang Ingin Terbang’.

- Ojek Lusi menghadirkan cara baru dalam menangkap tragedi kerusakan alam selain dengan cara yang dramatis atau mengharu biru.

- Alam & Lingkungan, Politik & Kekuasaan","number":"3","randomSeedTtl":"1","post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[2388],"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=alam-lingkungan\" rel=\"tag\">Alam & Lingkungan<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=politik-kekuasaan\" rel=\"tag\">Politik & Kekuasaan<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="33" data-start="1" data-end="3">





