Homo Homini Lupus

2008 — 7 menit
Entah siapa memangsa siapa, ketika kamera berhadapan dengan moncong senjata.(*)
Homo Homini Lupus
Sekilas tentang film

Entah siapa memangsa siapa, ketika kamera berhadapan dengan moncong senjata.(*)

Pemeringkatan UmurSU
Bahasa AsliIndonesia
TakarirEnglish

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format TersediaDigital File
Resolusi GambarSD
Rasio Gambar4:3
Negara ProduksiIndonesia
Provinsi ProduksiD.K.I. Jakarta
Rumah ProduksiKomunitas Perfilman Intertekstual (KOPI)
DistributorKomunitas Perfilman Intertekstual (KOPI)
Tim ProduksiYuslam Fikri Ansari, Mudjib Prayitno (Penata Kamera)Yuslam Fikri Ansari, M.S. Firdaus (Penata Gambar)M.S. Firdaus (Penata Suara)Yuslam Fikri Ansari, Mudjib Prayitno (Periset)
  • Desiyanti Wirabrata (Pembuat Takarir)
    Edisi Festival
    • FFD 2008 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterPuitis
      TemaAlam & Lingkungan, Politik & Kekuasaan
      TopikKonflik Tanah, Perkebunan, Eksploitasi Alam
      Mata Pelajaran RelevanAntropologi, Sosiologi, Bahasa Indonesia
      Mata Kuliah RelevanAntropologi, Sosiologi, Komunikasi, Kehutanan, Kriminologi

      Film dalam set tema yang sama

      • Emanuel Thome Hayon, Mikhael Yosviranto
        Bagi Baba Akong dan istrinya, bencana adalah sebuah kebangkitan bagi kecintaan akan lingkungan, 16 tahun setelah tsunami NTT 1992, mereka berhasil menghijaukan pesisir pantai Ndate seluas 23 ha. (*)
      • Reza Pranata
        Film ini bertutur tentang sebuah representasi kondisi pendidikan di Indonesia yang masih begitu mahal bagi orang-orang dengan ekonomi lemah.(*)
      • Winner Wijaya
        Ojek Lusi menghadirkan cara baru dalam menangkap tragedi kerusakan alam selain dengan cara yang dramatis atau mengharu biru.