Sebuah ketimpangan yang terjadi akibat tidak tuntasnya proyek pembangunan terlihat jelas dari kesaksian para warga Desa Tarisi yang kehilangan potensi sawah mereka.


Sejak jaman nenek moyang, Desa Grujugan dikenal sebagai pengrajin tudung (topi anyaman bambu) terbesar di Kebumen. Sehingga masyarakat hingga kini menyebutnya sebagai Kampung Tudung. (*)


