Motherland Memories

Tano Na Uli, Hagodanganki

2022 — 64 menit
ab
Editorial
Sebuah aktivisme perlindungan hutan adat di Sumatra Utara yang menggandeng partisipasi warga dalam pembuatan filmnya.
Trailer Film
Sinopsis

Dengan metode partisipatoris bersama warga, film ini digarap demi menyuarakan upaya desa Pandumaan dan Sipitu Huta di Sumatra Utara melawan perusahaan yang merampas hutan leluhur mereka. Bagi warga, hutan leluhur tersebut merupakan simbol spiritual dan penyambung hidup. Beberapa warga yang mengawal hutan malah ditahan polisi, protes lalu dilakukan sampai ke lembaga negara tapi pemerintah tidak bergeming. Kronologi perampasan hutan dan perlawanan warga sejak tahun 2009 dirangkai menjadi 10 babak yang dinarasikan oleh Rusmedia Boru Lumban Gaol, seorang nenek dan salah satu pejuang hak hutan. Dalam pembuatan film ini, warga tak hanya direkam oleh kamera tapi juga memberikan saran tentang rekaman-rekaman yang sebaiknya diambil. Menggunakan berbagai bentuk visual dan rangkaian suara warga, film ini merupakan sebuah kerja aktivisme perlindungan tanah yang mencermati hubungan timbal balik antara alam dengan masyarakat adat.

Pemeringkatan Umur

13+

Bahasa Asli

Indonesia, Batak

Takarir

Bahasa Indonesia, English

Detail Film

Warna

Warna

Suara

Stereo

Format Tersedia

Digital File

Resolusi Gambar

Full HD

Rasio Gambar

4:3

Negara Produksi

Indonesia

Provinsi Produksi

Sumatra Utara

Rumah Produksi

Project Multatuli, Atmakanta Studio

Tim ProduksiMoses Parlindungan Ompusunggu (Produser)Rayhan Dzaki Sulthan, Abdillah Sitompul (Penata Kamera)Annapurna K. (Penata Gambar)Rayhan Dzaki Sulthan, Abdillah Sitompul (Penata Suara)Wulan Putri (Periset)Moses Parlindungan Ompusunggu (Penulis)
  • Harryaldi Kurniawan (Produser Lini)
  • Putra Hutasoit (Asisten Produksi, Interviewer)
  • Tofan Iskandar (Penata Musik, Komposer)
  • Annapurna K. (Penerjemah, Pembuat Takarir)
  • Rusmedia Boru Lumban Gaol (Narator)
Edisi Festival
  • FFD 2022 — Kompetisi | Dokumenter Panjang Indonesia Terbaik
Foto Film
Gaya Dokumenter

Partisipatoris

Tema

Alam & Lingkungan, Politik & Pemerintahan, Manusia & Masyarakat

Topik

Masyarakat Adat, Aktivisme, Eksploitasi, Konflik Tanah, Perkebunan

Mata Pelajaran Relevan

Antropologi, Sosiologi, Pendidikan Kewarganegaraan, Sejarah, Bahasa Daerah

Mata Kuliah Relevan

Kehutanan, Hukum, Pemerintahan, Politik, Antropologi, Sosiologi, Filsafat, Sejarah, Komunikasi, Film dan Pertelevisian

Film dalam set tema yang sama

  • Ampun DJ

    Agus Darmawan
    Empat perempuan berstatus mahasiswi, satu profesi sebagai model dancer, tinggal dalam satu kos-kosan. Ampun DJ.(*)
  • Pelebon during a Pandemic

    Ida Bagus Adi Raditya Pratiyaksa
    Dokumentasi yang menjelaskan satu per satu langkah ritual pemakaman di Bali semasa pandemi COVID-19.
  • Cuts

    Chairun Nissa
    Penelusuran selama 2 tahun tentang hubungan antara industri film dengan Lembaga Sensor Film melalui 2 studi kasus: film ‘Senyap’ dan ‘Babi Buta yang Ingin Terbang’.

Tertarik dengan film ini?

Segera hadir

Data film ada yang salah/kurang lengkap?

Ajukan Revisi

Catatan Pengelola

Pengklasifikasian film yang muncul di sini ditentukan oleh tim pengelola database FFD setelah film ditonton dan didiskusikan secara internal.

Apabila menurut Anda, selaku pembuat film di atas, klasifikasi serta data lain yang muncul pada halaman ini kurang tepat, silahkan ajukan revisi melalui tombol ‘Ajukan Revisi’ yang tersedia pada halaman film ini atau hubungi arsip@ffd.or.id dengan judul “Revisi Data – [Judul Film].