Plasticoriasis

2017 — 9 menit
Sampah yang dibuang sembarangan tidak merugikan si pembuang tetapi menimbulkan masalah bagi pihak di ujung aliran yang, dalam hal ini, adalah petani.
Plasticoriasis
Sekilas tentang film

Di Kabupaten Bangli, Bali, sampah yang dibuang secara sembarangan melalui irigasi menjadi masalah bagi petani. Pasalnya, segala jenis sampah menghalangi dan bahkan melukai petani yang sedang bekerja. Plastik, botol, kaleng, hingga tusuk sate ditemukan tersesat di petak sawah. Kehadirannya yang tidak terlihat saja sudah sangat membahayakan, terlebih jika tergiling oleh traktor ketika proses penggarapan sawah. Tak hanya merusak traktor, tetapi juga menjadi ancaman bagi petani penggarap. Fenomena ini ditangkap melalui tuturan dari petani, I Komang Sugianta, yang kerap bertemu dengan sampah di petak sawahnya.

Pemeringkatan umurSU
Bahasa asliBali, Indonesia
TakarirBahasa Indonesia

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format tersediaDigital File
Resolusi gambarFull HD
Rasio16:9
Negara produksiIndonesia
Provinsi produksiBali
Tim ProduksiI Kadek Saputra (Produser)Kadek Sriani, Putu Murniasih, Sapta Oktaviani, Emy Triary, Suhesti Aprilia (Penata Kamera)Sapta Oktaviani, Kadek Sriani, Putu Murniasih (Penata Gambar)
  • Dwitra J. Ariana (Supervisi Penata Gambar)
  • Renes Muliani, Manis Darma Putri, Devi Yulianti (Asisten Produksi)
  • I Kadek Saputra (Koordinator Program)
  • I Wayan Aristana (Asisten Koordinator Program)
    Edisi Festival
    • FFD 2017 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterEkspositoris
      TemaAlam & Lingkungan
      TopikPertanian, Bencana
      Mata pelajaran relevanPendidikan Kewarganegaraan, Sosiologi, Pariwisata
      Mata kuliah relevanAntropologi, Teknik Pertanian

      Film dalam set tema yang sama

      • Harryaldi Kurniawan
        Kisah perihal objektifikasi tubuh perempuan untuk mempertahankan budaya patriarki di pabrik tembakau pada masa kolonial.
      • Anastasya Dyah Tyas Utami
        Marnawi, sosok penjaga tradisi lengger lanang, yang telah menyaksikan pasang surut perjalanan tari lengger.
      • Kisno Ardi
        Pengalaman seorang ibu mencoba merawat bayinya dengan kebiasaan Jawa paska gempa 2006 yang berpusat di Bantul, DIY.