
Pulejajar

Gua Pulejajar memiliki sumber air yang bisa mengatasi krisis kekeringan air di Gunung Kidul. Mengetahui hal tersebut, para relawan pun melakukan aksi pengangkatan air, salah satunya adalah Rubiyanto, seorang warga Desa Jepitu. Echa, mahasiswa antropologi budaya juga turut hadir karena menjadikan gua Pulejajar sebagai bahan penelitiannya. Moment penelitian ini juga membuat Echa menyelami salah satu fragmen kehidupan almarhum bapaknya yang pernah menjadi bagian dari penggerak kegiatan di gua Pulejajar.
Detail Film
- Dany Dwi Anggoro (Ilustrator Musik)
- Aliyah Sekar Ayu, Hamima Nur Hanifah (Transkrip)
- FFD 2020 — Kompetisi | Seleksi Resmi
- 2021 — Water Docs Film FestivalOfficial SelectionWater and Community
- 2020 — Lift Off Global Network SessionsOfficial Selection
Catatan Pengelola
Film dalam set tema yang sama
- Gender sebagai garda terdepan pengelolaan sumberdaya alam.

- Bagi Baba Akong dan istrinya, bencana adalah sebuah kebangkitan bagi kecintaan akan lingkungan, 16 tahun setelah tsunami NTT 1992, mereka berhasil menghijaukan pesisir pantai Ndate seluas 23 ha. (*)

- Sebuah ketimpangan yang terjadi akibat tidak tuntasnya proyek pembangunan terlihat jelas dari kesaksian para warga Desa Tarisi yang kehilangan potensi sawah mereka.

- Alam & Lingkungan","number":"3","randomSeedTtl":"1","no_found_rows":true,"post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[324],"update_post_meta_cache":false,"update_post_term_cache":false,"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":"<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=alam-lingkungan\" rel=\"tag\">Alam & Lingkungan<\/a>"}]}" data-page="1" data-max-pages="1" data-start="1" data-end="3">


