Rangkasbitung: A Piece of Tale
Dongeng Rangkas

Sekitar 100 kilometer dari Jakarta adalah Rangkasbitung, kota kecil roda penggerak ekonomi kabupaten dan juga dikenal sebagai latar tempat dalam buku ‘Max Havelaar’ karya Multatuli (Douwes Dekker). Di antara hiruk-pikuk pasar dan stasiun Rangkasbitung, terdapat dua orang pemuda penjual tahu yang menjalani kehidupan dengan impian dan cita-cita yang berbeda: Iron, yang terhubung dengan musik ‘underground’, dan Kiwong, dengan aspirasi menjadi pemuda yang lebih baik. Film ini menempatkan hubungan antara ruang peralihan (sub-urban) di Rangkasbitung dan karakter serta aspek intrinsiknya sebagai cerminan sepuluh tahun setelah berakhirnya Orde Baru.
Detail Film
- Andang Kelana, Badrul Munir (Asisten Penata Kamera)
- Badrul Munir, Andang Kelana, Fuad Fauji, Helmi Darwan, Zainudin 'Dableng' (Interviewer)
- H. Sutan Pamuncak (Sound Mixing, Paska Produksi)
- Ari Dina Krestiawan (Koreksi Warna)
- Badrul Munir, Fuad Fauji, Zainudin 'Dableng', Bima Mulia, Andang Kelana (Behind the Scene)
- Helmi Darwan (Manajer Lokasi)
- Kuni Ahmed, Firmansyah 'Aboy' (Asisten Manajer Lokasi)
- Otty Widasari (Manajer Produksi)
- Mahardhika Yudha (Asisten Produksi)
- Badrul Munir, Fuad Fauji (Pembuat Takarir)
- FFD 2011 — Kompetisi | Dokumenter Panjang Terbaik
- 2011 — Copenhagen International Documentary Film Festival (CPH:DOX)Official SelectionAmnesty Award
- 2011 — DMZ International Documentary Film FestivalOfficial SelectionAsian Perspective
Catatan Pengelola
Film dalam set tema yang sama
- Potret sederhana interaksi penagih hutang dengan penunggak di lapangan sebagai usaha kontra-narasi stereotip rasial.

- Dalam keadaan terbatas di masa pandemi, film hasil kerja-kolektif 40 orang-an ini menjadi wadah komunikasi antar komunitas dalam ambang ketidakpastian momen melalui pertanyaan, “Bagaimana kabar di sana?”.

- DIbuat oleh seorang pelajar SMP, Sri Yatin berusaha memotret keadaan terdesak dan terhimpit hubungan antara orang lansia dengan ekonomi, pemerintah, dan keluarga yang dinyatakan sebagai 'Rantai Emas'.

- Masyarakat, Politik & Kekuasaan, Seni","number":"3","randomSeedTtl":"1","post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[2964],"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=politik-kekuasaan\" rel=\"tag\">Politik & Kekuasaan<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=seni\" rel=\"tag\">Seni<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="64" data-start="1" data-end="3">





