
Sang Kolektor

Masykur, remaja Aceh yang giat mengumpulkan manuskrip peninggalan sejarah Aceh sejak tahun 2014. Ia telah mengumpulkan 315 naskah yang diperolehnya dari penduduk kampung sekitar. Ada yang ditemukan di kandang ayam, kotak tua dan karung. Manuskrip-manuskrip tersebut banyak ditemukan dalam keadaan mengenaskan. Masykur bersama anggota Komunitas Remaja Peduli Sejarah Aceh juga mengkonservasi lalu menyusun manuskrip rusak dalam bentuk katalog. Masykur berharap manuskrip Aceh dapat dilestarikan dan tidak jatuh ke tangan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Detail Film
Catatan Pengelola
Film dalam set tema yang sama
- Bagaimana musik menjadi kekuatan dalam perjalanan hidup komponis Subronto Kusumo Atmojo, seorang Sukarnois yang dipresentasikannya melalui lagu.(*)

- Irama Betawi, sebuah kelompok ondel-ondel, yang mempertahankan pertunjukkan sebagai mata pencaharian di Jakarta.

- Melalui kisah pemintal serta distributor benang, Ngantih bercerita tentang industri tekstil di Tumanggal.

- Sejarah, Masyarakat","number":"3","randomSeedTtl":"1","no_found_rows":true,"post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[1871],"update_post_meta_cache":false,"update_post_term_cache":false,"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=sejarah\" rel=\"tag\">Sejarah<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="1" data-start="1" data-end="3">


