Silent in Boisterous

Hening dalam Riuh

2017 — 15 menit
Di antara keriuhan serta keterdesakan masalah sehari-hari, seorang anak disabilitas bergerak dan merawat cita-citanya sebagai seorang penolong bagi orang lain.
Silent in Boisterous
Akses film ini
Sekilas tentang film

Pada 2015 di Kota Subulussalam, Aceh, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terdapat sekitar 585 orang disabilitas yang hidup tanpa pendidikan karena tidak adanya lembaga pendidikan khusus untuk kelompok anak tersebut. Dafit adalah salah satunya. Ia merupakan anak dengan disabilitas yang sangat ingin bersekolah namun tidak ada sekolah yang mau menerimanya sebagai siswa. Bahkan, ia sempat mengalami perlakuan buruk ketika masuk ke sekolah umum. Kini, kesehariannya diisi dengan bekerja sawit. Sebagai anak tertua, ia juga membantu kerja-kerja rumah.

Pemeringkatan umurSU
Bahasa asliAceh
TakarirBahasa Indonesia

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format tersediaDigital File
Resolusi gambarFull HD
Rasio16:9
Negara produksiIndonesia
Provinsi produksiAceh
Rumah produksiAceh Documentary
Tim ProduksiIrza Ulya (Produser)
  • Dinda Maulidia (Produser Lini)
  • M. Rizki Hardi Wibowo (Project Officer)
  • Mukmin (Manajer Program)
  • Abdullah Syatari, Aried Riyadi (Spesialis Produksi)
  • Aried Riyadi (Desainer Grafis)
    Edisi Festival
    • FFD 2017 — Kompetisi | Dokumenter Pelajar Terbaik
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterPartisipatoris
      TemaMasyarakat
      TopikAnak-anak, Disabilitas, Pendidikan, Keluarga
      Mata pelajaran relevanPendidikan Kewarganegaraan
      Mata kuliah relevanPembangunan Sosial dan Kesejahteraan, Pendidikan

      Film dalam set tema yang sama

      • Deyna
        Kehadiran patung Bunda Maria, disebut Tuan Ma sudah menjadi penting dalam kehidupan masyarakat Larantuka selama lebih dari 500 tahun.(*)
      • Dian Septi Trisnanti
        Melalui advokasi dan sosialisasi isu pelecehan seksual, angka kasus tidak hanya menjadi data untuk dianalisa melainkan menjadi bahan dasar perubahan.
      • Vicky Hendri Kurniawan
        Kisah Pak Tumiran yang merantau dan masih menyempatkan diri untuk pulang kampung ke Banyuwangi guna melanjutkan tradisi tahunan Keboan.