The Crowded Bridge

Jembatan Sibuk

2016 — 9 menit
Dua rutinitas warga yang saling berdampingan pada satu titik ruang yaitu jembatan Gunung Nago di Sumatera Barat.
The Crowded Bridge
Sekilas tentang film

Jembatan Gunung Nago, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, adalah sarana sekaligus prasarana kehidupan masyarakat sekitar. Jembatan besi ini dipakai untuk dua tujuan dalam tingkatan berbeda. Pada tingkat jembatan, lalu lintas pengendara mobil dan mobil bergantian memakai jalur yang sangat terbatas. Sementara, di bawah jembatan, penambang bekerja mengambil pasir dan batu yang ada. Dua hal ini terus terjadi setiap hari, tanpa henti.

Pemeringkatan UmurSU
SutradaraDavid Darmadi
Bahasa AsliTanpa konten linguistik

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format TersediaDigital File
Resolusi GambarFull HD
Rasio Gambar2.39:1
Negara ProduksiIndonesia
Provinsi ProduksiSumatra Barat
Rumah ProduksiIngatan Visual, Daily Room
Kontakingatan.visual2024@gmail.com
Tim ProduksiDavid Darmadi (Penata Kamera)David Darmadi (Penata Gambar)
    Edisi Festival
    • FFD 2023 — Lanskap | Seleksi Resmi
    • FFD 2016 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Rekam Jejak Festival
      • 2016 — ReelOzInd!Special MentionCompetition
      • 2016 — Arkipel – Jakarta International Documentary & Experimental Film FestivalOfficial SelectionCandrawala
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterObservasional
      TemaMasyarakat, Politik & Kekuasaan
      TopikTransportasi & Perjalanan, Sistem Ekonomi
      Mata Pelajaran RelevanAntropologi, Geografi
      Mata Kuliah RelevanArsitektur

      Referensi yang bisa digunakan

      Film dalam set tema yang sama

      • Winner Wijaya
        Ojek Lusi menghadirkan cara baru dalam menangkap tragedi kerusakan alam selain dengan cara yang dramatis atau mengharu biru.
      • Chrisila Wentiasri
        Anak Koin merupakan salah satu profesi tidak-umum yang muncul karena motif ekonomi dalam keadaan yang seakan tidak memberikan alternatif lain.
      • Tedika Puri Amanda, Kukuh Martha Afni
        Pengelolaan sumber daya alam di suatu area acapkali gagal memberikan nilai tambah bagi kehidupan penduduk di sekitarnya. (*)