Wasis

Setelah mati suri selama beberapa tahun, program Jam Belajar Masyarakat dilahirkan kembali sebagai program pemerintah pasca-reformasi. Sebagai pencetus awal program tersebut, Wasis berpendapat bahwa reformasi menjadi penyebab berhentinya Jam Belajar Masyarakat. Sosialisasi ke sekolah dan perkampungan dilakukan Wasis untuk mewujudkan kembali program tersebut. Meskipun respon masyarakat untuk membangkitkan lagi program peninggalan Orde Baru itu kurang, Wasis tetap melakukannya dengan antusias.
Detail Film
- Gardika Gigih Pradipta (Penata Musik)
- Elmo Adin Forseta (Perekam Suara, Asisten Penata Suara)
- Farida Novieti, Suluh Pamuji (Transkrip)
- Gumilang Almas (Koreksi Warna)
- Wakhid Firmansyah, Simon Widiyanto (Asisten Koreksi Warna)
- Irmina Kristina (Asisten Produksi)
- Akhmad Fesdi Anggoro (Asisten Penata Gambar, Desainer Grafis)
- Vuvut Zery Haryanto (Asisten Penata Gambar)
- Setia Aji Purwanto (Asisten Penata Suara)
- FFD 2015 — Kompetisi | Dokumenter Pendek Terbaik
Catatan Pengelola
Film dalam set tema yang sama
- Eksplorasi reaksi para ibu di Indonesia terhadap tato permanen pada tubuh putri mereka, mengungkap ketegangan budaya dan perspektif yang beragam di balik pilihan tersebut.

- Film ini merekam ritual ibadah yang dijalankan oleh penganut aliran rohani Sapta Dharma.

- Usaha tambang, bila tidak dijalani sesuai prosedur dan dengan kepekaan terhadap alam, maka akan menuai konflik horizontal serta kerusakan lingkungan.

- Masyarakat, Politik & Kekuasaan","number":"3","randomSeedTtl":"1","post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[1812],"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=politik-kekuasaan\" rel=\"tag\">Politik & Kekuasaan<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="61" data-start="1" data-end="3">





