Model Manajamen Produksi Film Dokumenter ‘Bulu Mata’ Karya Tonny Trimarsanto

Abstrak

Penelitian ini membahas tentang manajemen produksi film dokumenter berjudul ‘Bulu Mata’ yang diproduksi kerjasama antara organisasi bernama Suara Kita dengan Rumah Dokumenter yang mengangkat isu transgender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana model manajemen produksi yang digunakan pada tahap pra produksi, produksi dan pasca produksi selama proses pembuatan film dokumenter ‘Bulu Mata’ tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan positivistik dengan metode studi kasus. Data penelitian didapat dari wawancara mendalam, dokumentasi, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan film Bulu Mata pada tahap pra produksi yaitu melakukan perencanaan ide dengan pegiat film lain serta pihak Suara Kita, bagaimana memfokuskan tujuan dari film, bergegas melakukan riset lapangan agar mendapatkan data yang dibutuhkan, menentukan pendekatan bercerita, perencanaan produksi, pendanaan produksi, mempersiapkan peralatan dan manajemen kru film tersebut. Dalam tahap produksi film dokumenter sangat penting untuk melakukan briefing dengan subjek film sebelum melakukan pengambilan gambar, serta kameramen mengetahui bagaimana prosedur dalam pengambilan gambar seperti shot size, camera angle, kontiniti dan komposisi gambar yang baik. Dalam proses akhir, tahap pasca produksi yaitu mulai dari editing yang di dalamnya meliputi naskah editing, transkrip hasil wawancara, mengecek shooting report, pemilihan gambar sesuai dengan naskah editing, narasi dan suara atmosfer. Kemudian melakukan diskusi antara sutradara dan editor terkait gambar yang akan dipilih, juga sekaligus preview bersama untuk mengoreksi kurangnya kontiniti dalam film dan segera revisi film tersebut.