Referensi
Temukan seluruh konten yang dapat menjadi bahan referensimu dalam menyikapi koleksi dan film dokumenter di sini!
Hubungi kami bila Anda ingin berkontribusi dalam melengkapi arsip referensi kami. Jika Anda menemukan informasi yang kurang tepat terkait konten yang tersedia, silakan hubungi kami melalui surel.
- Baca selengkapnya
Panduan Belajar “Ojek Lusi”
29 Mei 2006 menjadi titik awal sejarah bencana lumpur Lapindo. Semburan lumpur pertama kali terjadi di Desa Renokenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Lumpur Lapindo terjadi akibat bocornya pengeboran gas bumi yang dilakukan oleh PT Lapindo Brantas (Group Perusahaan…
Panduan Belajar - Baca selengkapnya
Panduan Belajar “Salmiyah”
Tan Malaka, tokoh anti kolonial Indonesia pernah menjadi guru di sebuah sekolah di perkebunan Deli, Sumatra Timur pada tahun 1920-an. Dalam buku Tan Malaka, Forgotten Founding Father, ia menggambarkan kehidupan di sana: “Deli, tanah emas, surga bagi kapitalis, tapi tanah…
Panduan Belajar - Baca selengkapnya
Panduan Belajar “Generasi Sekian”
Pada 1998, Indonesia mengalami krisis ekonomi yang memicu kerusuhan besar- besaran dan kekacauan politik yang kemudian melengserkan pemerintahan Soeharto setelah 30 tahun berkuasa. Dalam situasi ini, warga negara keturunan Tionghoa–yang sering disebut sebagai peranakan Cina–menjadi salah satu ke- lompok yang…
Panduan Belajar - Baca selengkapnya
Panduan Belajar “Minor”
Pada tahun 2005, pemerintah Indonesia dan kelompok Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menandatangani Perjanjian Helsinki. Perjanjian ini memberi Aceh otonomi khusus, termasuk hak menerapkan syariat Islam yang dianggap sebagai upaya menjaga stabilitas masyarakat Aceh yang terdampak konflik bersenjata antara pemerintah Indonesia…
Panduan Belajar - Baca selengkapnya
Panduan Belajar “The Nameless Boy”
Pada masa kampanye pencalonan Gubernur DKI Jakarta 2017, Basuki Tjahaja Purnama, yang lebih dikenal sebagai Ahok, menghadapi tuduhan penistaan agama. Sebagai seorang Kristen keturunan Tionghoa, Ahok memicu kemarahan dari kelompok Islam garis keras setelah video yang diedit oleh Buni Yani…
Panduan Belajar - Baca selengkapnya
Panduan Belajar “kOsOng, No One Inside”
Setiap fase hidup perempuan mulai dari pubertas sampai menikah selalu dihadapkan pada ekspektasi sosial dari lingkungan terdekatnya, seperti keluarga inti, keluarga besar, atau pun teman sebaya. Pada masa pubertas, perempuan mulai dituntut untuk merawat diri dan harus berpakaian dengan aturan…
Panduan Belajar - Baca selengkapnya
Panduan Belajar “Nokas”
Di masyarakat Sumba di Nusa Tenggara Timur (NTT), belis adalah tradisi pernikahan berupa pemberian mahar atau mas kawin kepada keluarga mempelai perempuan. Belis juga mengandung beberapa makna penting. Pertama, belis sebagai simbol penghormatan dan pengakuan kepada keluarga perempuan. Kedua, belis…
Panduan Belajar - Baca selengkapnya
Panduan Belajar “Layu Sebelum Berkembang”
Masa pubertas adalah periode penting dalam perkembangan remaja, terutama bagi remaja perempuan, yang secara signifikan sedang mengalami transisi perubahan fisik, emosional, dan sosial. Seorang ahli perkembangan psikososial, Erik Erikson menyatakan bahwa remaja merupakan fase anak menghadapi situasi kebingungan di tengah…
Panduan Belajar - Baca selengkapnya
Panduan Belajar “Tonotwiyat (Hutan Perempuan)”
Indonesia memiliki hutan tropis terluas ketiga di dunia setelah Brazil dan Kongo. Namun, dari sisi tingkat keanekaragaman hayati, hutan tropis Indonesia menempati urutan kedua. Hutan tropis Papua yang meliputi Provinsi Papua dan Papua Barat dengan keanekaragaman jenis tanaman endemiknya memegang…
Panduan Belajar - Baca selengkapnya
Panduan Belajar “Niqab: We Are Not Different”
Yuyun Sunesti, dosen sosiologi Universitas Sebelas Maret, dalam penelitiannya yang melibatkan 20 perempuan muslim (usia 18-50 tahun) mengungkapkan bahwa penggunaan niqab (ed. cadar) di kalangan perempuan muda saat ini mengharuskan mereka untuk membatasi pergerakan di ruang publik. Niqab yang selama…
Panduan Belajar