
Bayi Fitri

27 Mei 2006, terjadi gempa dengan skala 5,9 SR yang berpusat di Bantul, D.I. Yogyakarta. PBB mengklasifikasikan gempa tersebut dalam kategori ekstrem, dengan catatan menewaskan sedikitnya 6200 orang, merusak sedikitnya 200 ribu bangunan, dan membuat sekitar 800 ribu orang kehilangan tempat tinggal. Keluarga Ngatiyem adalah salah satunya. Baru lewat satu bulan sejak Ngatiyem melahirkan bayinya Fitri, gempa melanda dan mereka harus mengungsi. Film ini menggali pengalaman Ngatiyem merawat bayinya dengan tetap mengikuti tradisi pengasuhan keluarga Jawa di tengah keterbatasannya paska gempa.
Detail Film
- Dany Cublux (Penata Gambar)
- Tafsiyah (Transkrip, Manajer Produksi)
- Sholeh Eskawanto (Penerjemah)
- FFD 2006 — Kompetisi | Jury Special Mention
- 2006 — Jogja Netpac Asian Film FestivalOfficial SelectionKompetisi
Catatan Pengelola
Film dalam set tema yang sama
- Perjalanan kampanye Ahok yang mengutamakan pendekatan dialog dengan akar rumput dan transparansi.

- Melalui elemen pengambilan dan penataan gambar, film ini mengajak penonton, tak hanya untuk melihat keseharian nelayan, namun juga turut serta hidup di kapalnya.

- Di salah satu warnet yang ada di Padang Panjang, seorang pria berumur 20-an tahun membawa kamera video untuk merekam aktivitas anak-anak yang masih berumur belasan tahun yang sedang bermain game online.(*)

- Alam & Lingkungan, Masyarakat","number":"3","randomSeedTtl":"1","no_found_rows":true,"post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[2354],"update_post_meta_cache":false,"update_post_term_cache":false,"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=alam-lingkungan\" rel=\"tag\">Alam & Lingkungan<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="1" data-start="1" data-end="3">


