Kehidupan yang keras, kemiskinan yang diam, hal ini dijalani tanpa pilihan oleh seorang penderes dan seorang pengidep.

Bangkit

Ahmad Zaky menemukan parkour yang membuat ia sembuh dari penyakitnya. Ia mulai menggeluti parkour di bangku SMP bahkan ia pernah mengikuti ajang kompetisi olahraga tersebut.


