A Daughter’s Memory

Sudah Lewat
Diselenggarakan oleh
Magister Kajian Budaya Universitas Sanata Dharma
A Daughter’s Memory
Sutradara
Kartika Pratiwi, Wulang Sunu
Durasi
10 menit
Tahun Produksi
2018
Rating
SU
Bahasa Asli
Indonesia
Bahasa Asli
Indonesia

Dokumenter animasi yang menghidupkan kembali memori dan rasa rindu seorang anak kepada ayahnya pasca tragedi 1965.

Lebih jauh tentang film ini

Tentang Pemutaran

S2 Kajian Budaya dan S3 Kajian Seni & Masyarakat Universitas Sanata Dharma berkolaborasi dengan FFD, mengundang Anda hadir dalam acara pemutaran dan diskusi film pendek dengan tema “Yang Datang Dari Masa Lalu”. Kita akan menelusuri serangkaian memori dan sensori dari masa lampau melalui suara dan gambar yang terekam dalam waktu.

Laporan Pemutaran

Jumlah penonton di hari pemutaran: 50 orang. Penonton terdiri dari mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa, Sejarah, Teknik Elektro, S2 Kajian Budaya, S3 Kajian Budaya dan beberapa dosen Kajian Budaya. Acara dimulai dengan kata sambutan dari kepala Prodi Magister Kajian Budaya, Yustina Devi Ardhiani, dan dilanjutkan dengan pemutaran 3 film pendek, termasuk ‘A Daughter’s Memory’. Pemutaran film dilanjutkan dengan diskusi dengan pemantik mahasiswa S2 Kajian Budaya, yakni Ivonne Kani (2024), Benediktus Fatubun (2023) dan dimoderatori oleh Jasmine (2025). Diskusi berjalan selama kurang lebih 45 menit. Pak St. Sunardi merespon film ‘A Daughter’s Memory’ sebagai film yang protagonisnya sudah bisa melampaui trauma masa lalunya. Format film dokumenter animasi menjadi diskusi bagaimana ingatan masa lampau dihadirkan. Pertemuan penonton dengan Ibu Svetlana di akhir film menjadi twist yang membuat penonton merasakan kedekatan dengan kisah yang disampaikan.

Jumlah penonton
50 penonton
Jadwal
25 Nov 25 16:00 WIB
(Pemutaran disertai diskusi)
Kontak Penyelenggara
Magister Kajian Budaya Universitas Sanata Dharma