Kambing Cup

2009 — 92 menit
Cerita masyarakat dukuh Jelok, Gunung Kidul yang menggabungkan olahraga voli, animisme, dan dinamisme, demi menang turnamen.
Kambing Cup
Akses film ini
Sekilas tentang film

Olahraga voli mendapat tempat yang istimewa bagi masyarakat Gunung Kidul, khususnya di dukuh Jelok. Turnamen voli kerap digelar antar pedukuhan untuk merayakan hari penting bagi mereka, termasuk hari Lebaran. Pada satu waktu turnamen voli dengan hadiah kambing hendak digelar, warga Jelok bersiap diri mengirimkan tim voli mereka Putra Gunung Panggung. Rapat demi rapat digelar untuk persiapan. Praktik animisme dan dinamisme yang diwariskan oleh leluhur, mereka lakukan untuk memastikan tim voli dukuh Jelok bisa menang. Mampukah tim Putra Gunung Panggung mengalahkan tim dari dukuh lain dan keluar sebagai juara?

Pemeringkatan umur13+
SutradaraKisno Ardi
Bahasa asliJawa
TakarirBahasa Indonesia

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format tersediaDigital File
Resolusi gambarSD
Rasio16:9
Negara produksiIndonesia
Provinsi produksiD.I. Yogyakarta
Rumah produksiKomunitas Matahati
Tim ProduksiKisno Ardi (Produser)
  • Kisno Ardi, Aditya Sanjaya, Yudi Tirtajaya (Perekam Gambar)
  • Dany Cublux (Penata Gambar, Perancang Suara)
  • Tafsiyah (Periset, Produser Eksekutif, Manajer Produksi)
  • Ikwan Tagor (Transkrip)
    Edisi Festival
    • FFD 2009 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterObservasional
      TemaMasyarakat
      TopikTradisi, Agama & Kepercayaan, Kesehatan Fisik
      Mata pelajaran relevanSejarah, Bahasa Indonesia, Antropologi
      Mata kuliah relevanAntropologi, Sejarah

      Referensi yang bisa digunakan

      Film dalam set tema yang sama

      • Tonny Trimarsanto
        Penggalan kisah kehidupan dari transgender di Aceh.
      • Darwin Nugraha
        Empat orang pemuda yang tergabung dalam sebuah band diminta oleh seorang pembuat film dokumenter, Leonard Retel Helmrich, untuk membuat musik untuk salah satu adegan dalam film terbarunya. (*)
      • Heri Afandi
        Potret kehidupan perajin gabah di desa di Jawa Tengah dan dilema anak muda untuk melanjutkan tradisi kerajinan tersebut.