A Piece of Hope in Sambirata

Sebongkah Asa di Sambirata

2012 — 13 menit
Potret kehidupan perajin gabah di desa di Jawa Tengah dan dilema anak muda untuk melanjutkan tradisi kerajinan tersebut.
A Piece of Hope in Sambirata
Akses film ini
Sekilas tentang film

Film ini memotret kehidupan perajin gabah di Desa Wanoraga Kulon, Kecamatan Rembang, Purbalingga, pada tahun 2012. Kerajinan gabah, yang telah dilakukan secara turun-temurun, dilakukan untuk mengisi waktu antar masa panen. Pembagian kerja antara perempuan, sebagai perajin utama, dan laki-laki, sebagai pembantu dalam pencarian bahan dasar serta pembakaran, telah terbentuk. Meskipun kerajinan gabah adalah ciri khas desa ini, ketertarikan anak muda cenderung menurun; banyak yang memilih merantau ke Jakarta dibandingkan menjadi perajin gabah.

Pemeringkatan umurSU
SutradaraHeri Afandi
Bahasa asliJawa
TakarirBahasa Indonesia

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format tersediaDigital File
Resolusi gambarSD
Rasio4:3
Negara produksiIndonesia
Provinsi produksiJawa Tengah
Rumah produksiPak Dirman Film, SMAN 1 Rembang Purbalingga
DistributorCLC Purbalingga
Kontakfestfilmpurbalingga@gmail.com
Tim ProduksiPuji Rahayuning Pratiwi (Produser)Canggih Setyawan (Penata Kamera)Darmo Juwono (Penata Gambar)Canggih Setyawan, Heri Afandi, Sinta Kurniawati (Periset)Sinta Kurniawati (Penulis)
  • Canggih Setyawan (Perekam Gambar)
  • Muksidik Purwoko, dkk., Nini Komeng (Ilustrator Musik)
    Edisi Festival
    • FFD 2012 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Rekam Jejak Festival
      • 2013 — XXI Short Film FestivalSpecial MentionFilm Pendek Dokumenter Pilihan Media
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterEkspositoris
      TemaPolitik & Kekuasaan, Masyarakat
      TopikSistem Ekonomi, Tradisi, Anak Muda/Remaja
      Mata pelajaran relevanPrakarya, Seni Budaya
      Mata kuliah relevanAntropologi, Ekonomi, Sosiologi

      Film dalam set tema yang sama

      • Di salah satu warnet yang ada di Padang Panjang, seorang pria berumur 20-an tahun membawa kamera video untuk merekam aktivitas anak-anak yang masih berumur belasan tahun yang sedang bermain game online.(*)
      • Nurhayatul Ulfah, Nindi Mutiara
        Isu ruang hidup korban tsunami Aceh 10 tahun pascabencana.
      • Bowo Leksono
        Beberapa daerah di Indonesia mempunyai seni membatik dengan kekhasan masing masing, tak terkecuali Banyumas (*)