
A Letter to My Wife
Sebuah Surat untuk Istriku

Film hitam putih ini dibuka dengan adegan seorang bapak bernama Muhtadi Jarot menyanyikan lagu untuk istrinya yang merantau ke luar negeri. Muhtadi, yang bekerja sebagai seorang tukang pijat keliling, tinggal bersama anak dan ibunya. Dengan bahasa tanpa pretensi, film ini memperlihatkan potongan-potongan keseharian ketiga anggota keluarga yang sederhana. Dan kerinduan Muhtadi akan istrinya membuat sosok istrinya terasa jelas dan dekat walaupun ia tidak hadir dan terdengar di film ini.
Detail Film
- Nanang Susanto (Asisten Penata Kamera)
- FFD 2021 — Kompetisi | Dokumenter Pendek Terbaik
- 2022 — Bali International Film FestivalOfficial SelectionFilm Dokumenter Pendek
- 2021 — SeaShorts Film FestivalOfficial SelectionThe SeaShorts Competition
- 2021 — Macau International Short Film FestivalOfficial SelectionSHORTS Documentary
- 2021 — Jogja Netpac Asian Film FestivalOfficial SelectionAsian Perspective - Shorts
Catatan Pengelola
Referensi yang bisa digunakan
Film dalam set tema yang sama
- Irama Betawi, sebuah kelompok ondel-ondel, yang mempertahankan pertunjukkan sebagai mata pencaharian di Jakarta.

- Sebuah kisah keluarga yang bertahan hidup di sebuah daerah yang terisolasi, di mana pendidikan menjadi hal yang sulit dijangkau.

- Kabar para pemuda mantan pembuat film pelajar yang merenungkan kembali pengaruh sinema di kehidupan sosial.

- Politik & Kekuasaan, Masyarakat","number":"3","randomSeedTtl":"1","no_found_rows":true,"post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[333],"update_post_meta_cache":false,"update_post_term_cache":false,"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=politik-kekuasaan\" rel=\"tag\">Politik & Kekuasaan<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="1" data-start="1" data-end="3">


