Rintih di Tanah yang Pilu

2019 — 15 menit
Konflik ruang hidup akibat pembangunan.
Rintih di Tanah yang Pilu
Akses film ini
Sekilas tentang film

Proyek pembangunan Jalan Tol Ruas Aceh – Sigli yang digadang-gadangkan menjadi solusi pertumbuhan dan pemerataan ekonomi ternyata juga membawa dampak buruk bagi masyarakat desa Lampanah, Aceh. Masyarakat Lampanah yang sebagian besar bekerja sebagai petani, kehilangan pekerjaannya karena lahan sawah dan perkebunan mereka digusur, yang juga diikuti dengan tempat tinggalnya. Ironisnya uang ganti rugi dari pemerintah tidak sebanding dengan harta yang dirampas dan pendapatan mereka.

Pemeringkatan umur13+
Bahasa asliAceh, Indonesia
TakarirBahasa Indonesia

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format tersediaDigital File
Resolusi gambarFull HD
Rasio16:9
Negara produksiIndonesia
Provinsi produksiAceh
Rumah produksiAceh Documentary
DistributorAceh Documentary
Tim ProduksiJamaluddin Phonna (Produser)Jamaluddin Phonna, Aried Riyadi (Penata Gambar)
  • Andri Saputra (Manajer Program, Produser Lini)
  • Aried Riyadi, Jamaluddin Phona (Editor Online)
  • Edward Yustia Away (Desain Poster)
    Edisi Festival
    • FFD 2020 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Rekam Jejak Festival
      • 2019 — Aceh Film FestivalDirection Award
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterEkspositoris
      TemaPolitik & Kekuasaan
      TopikKonflik Tanah, Kebijakan Pemerintah
      Mata pelajaran relevanPendidikan Kewarganegaraan, Sosiologi, Antropologi
      Mata kuliah relevanPolitik, Sosiologi, Antropologi

      Film dalam set tema yang sama

      • Wisnu Dewa Broto
        Potret sederhana interaksi penagih hutang dengan penunggak di lapangan sebagai usaha kontra-narasi stereotip rasial.
      • Eko Fitri Yulyanto
        Hambatan dalam praktik bertani organik termasuk krisis regenerasi dan sertifikasi yang membebani petani.
      • Hafiz Rancajale
        Film ini menampilkan kolaborasi antara pembuat film dengan narasumber-narasumbernya dalam bercerita tentang isu seni dan aktivisme di Indonesia.
        Screenshot film DOLO