
The Eagle’s Eyes
Mata Elang

Di beberapa titik pada kawasan Gading Serpong, Tangerang, kerap ditemui kelompok orang berbaju rapi dari Indonesia Timur berdiri menunggu di pinggir jalan. Mereka adalah debt collector atau penagih hutang yang ditugaskan oleh kantor leasing motor di sekitar. Salah dua dari mereka bernama Melkias Kono dan Tosan Makamnanu; perantau dari Kupang karena minimnya lapangan kerja. Setiap hari, mereka bekerja sebagai ‘Mata Elang’, dengan mata dan teknologi, berdiri mengincar plat motor milik penunggak.
Detail Film
Catatan Pengelola
Film dalam set tema yang sama
- Pandemi mendorong para petani perempuan berstrategi dengan teknologi.

- Di tengah maraknya isu intoleransi, film ini menghadirkan sudut pandang yang tak terduga, mengajak penonton untuk melihat ulang narasi keberagaman di Indonesia.

- Pernyataan, "Bukan kami yang berbeda, tapi kalian yang membedakan", dalam film ini merupakan ajakan untuk berpikir tentang pilihan, perbedaan, dan prasangka.

- Politik & Kekuasaan, Masyarakat","number":"3","randomSeedTtl":"1","no_found_rows":true,"post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[5349],"update_post_meta_cache":false,"update_post_term_cache":false,"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=politik-kekuasaan\" rel=\"tag\">Politik & Kekuasaan<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="1" data-start="1" data-end="3">


