Moses Parlindungan Ompusunggu

Moses Parlindungan Ompusunggu
Kembali ke Koleksi

Profil

Moses Parlindungan Ompusunggu adalah seorang dokumenteris Indonesia yang sedang bersinar. Debut dokumenternya, Kenangan/Benteng (2020), terpilih sebagai bagian dari 20 film dokumenter Indonesia paling inventif dalam 20 tahun terakhir oleh Festival Film Dokumenter di Yogyakarta, 2021. Film ini juga memenangkan Dokumenter Pendek Indonesia Terbaik di Jakarta Independent Film Festival, 2021. Film dokumenter keduanya, Awakened (2020), memenangkan Dokumenter Pendek Terbaik di Festival Indiskop, sebuah penghargaan film pendek nasional di Indonesia, 2021. Film dokumenter eksperimentalnya, spatiohumanisme (2022), telah terpilih di festival Los Angeles, New York, Beirut, Athena, dan Bali. Sebagai seorang sarjana Chevening, Moses mempelajari etnografi visual di University College London.

Moses Parlindungan Ompusunggu is an emerging Indonesian documentarian. His documentary debut, memories/fortress (2020), was chosen as part of 20 most inventive Indonesian documentaries in the past 20 years by Festival Film Dokumenter in Yogyakarta, 2021. The film also won Best Indonesian Short Documentary at Jakarta Independent Film Festival, 2021. His second documentary, Awakened (2020), won Best Short Documentary at Indiskop Festival, a national short movie award in Indonesia, 2021. His experimental documentary, spatiohumanism (2022), has been selected at Los Angeles, New York, Beirut, Athens and Bali festivals. As a Chevening scholar, Moses studied visual ethnography at University College London.