A River in the Middle of the Sky

Salu Dao Tangngana Langi'

2023 — 80 menit
Televisi masuk desa, pesta pemakaman adat, seorang juru kamera lokal, ketiga hal tersebut dijalin menjadi satu dokumenter yang segar dalam mengamati kehidupan komunal di Toraja, Sulawesi Selatan.
A River in the Middle of the Sky
Sekilas tentang film

Film ini membaca pesta upacara pemakaman kepercayaan Aluk Todolo di Toraja, Sulawesi Selatan. Pembacaan ini dipantik melalui mata kamera serta narasi dari Victor Konda, di mana ia mendapat pekerjaan merekam acara-acara pemakaman di kampungnya. Ia juga membiarkan dirinya direkam saat berinteraksi dengan neneknya, yang kemudian meninggal dunia. Rekaman komunal dan personal ini dijalin dengan kesadaran historis bahwa kamera adalah alat media yang menghubungkan subjek dengan penonton di mana pun mereka berada.

Pemeringkatan Umur13+
Bahasa AsliToraja, Indonesia
TakarirEnglish

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format TersediaDigital File
Resolusi Gambar4K
Rasio GambarMix
Negara ProduksiIndonesia
Provinsi ProduksiSulawesi Selatan
Rumah ProduksiDogmilk Films, Delta Sangalla’ TV
Tim ProduksiSam Hewison (Produser)Wahyu Al Mardhani, Chris Cochrane Friedrich (Penata Gambar)Josh Peters (Penata Suara)Afifah Tasya Amaliah (Periset)Victor Konda, Chris Cochrane Friedrich, Wahyu Al Mardhani, Sam Hewison (Penulis)
  • Delta Sangalla' TV, John Hewison (Perekam Gambar)
  • Afifah Tasya Amaliah (Pembuat Takarir)
  • Paddy Hay (Supervisi Paska Produksi)
  • Victor Konda (Narator)
    Edisi Festival
    • FFD 2023 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterPerformatif
      TemaMasyarakat
      TopikKeluarga, Lansia, Masyarakat Adat, Tradisi
      Mata Pelajaran RelevanSejarah, Antropologi, Sosiologi, Seni Budaya, Bahasa Daerah, Broadcasting
      Mata Kuliah RelevanSejarah, Antropologi, Sosiologi, Film dan Pertelevisian

      Film dalam set tema yang sama

      • Ilman Nafai
        Kisah tiga eks-Cakrabirawa asal Purbalingga tentang tragedi 1965 dan hari-hari setelahnya.
      • Yuni Etifah
        Sejak jaman nenek moyang, Desa Grujugan dikenal sebagai pengrajin tudung (topi anyaman bambu) terbesar di Kebumen. (*)
      • Skolastika Lupitawina
        Dokumenter performatif yang memotret upaya Tika dalam menyelami siklus memori terhadap Ute, pengasuhnya semasa ia kecil hingga remaja.