Cheat Chat Bingo

2009 — 30 menit
Aturan dan praktik penegakan sekolah yang problematik atas perilaku menyontek.
Cheat Chat Bingo
Akses film ini
Sekilas tentang film

Salah satu tujuan umum sebuah peraturan sekolah dibuat adalah untuk membangun karakter murid, baik itu kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, dan lainnya. Ketika peraturan dilanggar, sanksi yang diberikan bervariasi tergantung kebijakan sekolah. Murid bisa mendapat peringatan, hukuman skors, hingga dikeluarkan dari sekolah. Namun, bagaimana bila sanksi atas ketahuan menyontek adalah dikeluarkan dari sekolah, sementara praktik menyontek di kalangan siswa itu umum terjadi? Bagaimana sekolah memproses murid yang melanggar aturan ini? Lalu bagaimana sikap murid terhadap aturan ini? Jason mengajak penonton menyelami isu ini lewat pengalaman salah satu kawannya, Tigor, yang terlibat dalam kasus menyontek di SMA Kolese Kanisius Jakarta.

Pemeringkatan umurSU
Bahasa asliIndonesia

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format tersediaDigital File
Resolusi gambarSD
Rasio4:3
Negara produksiIndonesia
Provinsi produksiD.K.I. Jakarta
Rumah produksiGambar Darurat
Tim ProduksiJason Iskandar (Produser)Ninoy Gading, Dimas Jayasrana (Penata Kamera)Dimas Jayasrana (Penata Gambar)Jason Iskandar (Penulis)
  • Bowo Leksono (Produser Eksekutif)
  • Ragil Priyo Atmojo (Asisten Penata Gambar)
  • Florence Giovani (Transkrip)
    Edisi Festival
    • FFD 2009 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterPartisipatoris
      TemaMasyarakat
      TopikAnak Muda/Remaja, Pendidikan
      Mata pelajaran relevanPendidikan Kewarganegaraan
      Mata kuliah relevanPendidikan, Hukum

      Film dalam set tema yang sama

      • Ardi Wilda Irawan
        Potret atas sisi lain gemerlap industri televisi dalam bingkai agensi dan pekerja profesi penonton bayaran.
      • Achmad Ulfi
        Kehidupan yang keras, kemiskinan yang diam, hal ini dijalani tanpa pilihan oleh seorang penderes dan seorang pengidep.
      • Nima Sirait
        Agustin Prasetyawati merupakan satu contoh tuna rungu yang mengalami pemaksaan penggunaan bahasa oral di sekolahnya.(*)