Orang-orang Tionghoa

2019 — 11 menit
Tiga orang Tionghoa merefleksikan kebijakan yang dihadapinya saat Orde Baru.
Orang-orang Tionghoa
Akses film ini
Sekilas tentang film

Film ini menyuarakan keadaan orang etnis Tionghoa pada masa Orde Baru yang dipaksa untuk mengganti identitas dan dikebiri agar dapat diakui Indonesia. Saat segala kebebasan berekspresi direnggut, tiga orang etnis Tionghoa asal Purbalingga mematuhi aturan sambil secara diam-diam tetap menjalankan kepercayaan yang mereka pilih.

Pemeringkatan umurSU
Bahasa asliIndonesia
TakarirEnglish

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format tersediaDigital File
Resolusi gambarFull HD
Rasio16:9
Negara produksiIndonesia
Provinsi produksiJawa Tengah
DistributorCLC Purbalingga
Kontakfestfilmpurbalingga@gmail.com
Tim ProduksiDestu Cikal Ramandhani, Angga Faturahman (Penata Kamera)Ferry Ardianto (Penata Gambar)Kaisar Abu Bakar (Penata Suara)Icha Feby Nur Futikha, Rena Aryana Putri, Sigit Andreayana, Indira Aerio, Andrean Putra Dermawan (Periset)
    Edisi Festival
    • FFD 2019 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterObservasional
      TemaSejarah, Politik & Kekuasaan, Masyarakat
      TopikAgama & Kepercayaan, Kebijakan Pemerintah, Orde Baru, Identitas
      Mata pelajaran relevanBahasa Indonesia
      Mata kuliah relevanHukum, Sejarah, Antropologi, Komunikasi, Pemerintahan

      Referensi yang bisa digunakan

      Film dalam set tema yang sama

      • Iin Purwanti
        Tarian kehidupan Marie-Christine Mouis bersama Ataxia, penyakit langka yang menyerang saraf motoriknya.
      • Lasja Fauzia Susatyo, Alit Ambara
        Kisah dan semangat di balik pembangunan Patung Selamat Datang (Bundaran HI), Monumen Pembebasan Irian Barat (Lapangan Banteng), dan Patung Dirgantara (Pancoran).(*)
      • Rizkia Tarisa, Rizqa Ananda Mahrani Parisi
        Penyakit talasemia tak hanya berbahaya tetapi juga mengundang berbagai dilema pada penderitanya.