Who Are We? Here We Are

Kaun Hai Hum, Hum Yaahan Hai

2014 — 27 menit
Dokumenter yang menyorot sejarah serta ruang-ruang domestik para generasi keturunan Pakistan yang menetap di Indonesia.
Who Are We? Here We Are
Akses film ini
Sekilas tentang film

Film ini secara berurutan menyorot kehidupan tiga generasi keturunan Pakistan yang menetap di Indonesia, khususnya di pulau Jawa. Generasi pertama, Moch Akram, memilih menetap di Indonesia setelah orang tuanya pertama kali bermigrasi ke Indonesia dari tanah asal mereka. Ia bercerita tentang perjodohan pernikahannya dengan sesama keturunan Pakistan, dan juga pernikahan anak-anaknya yang bercampur dengan orang Indonesia. Generasi kedua, Shahena, seorang keturunan campuran Pakistan-Indonesia juga menjalin relasi sosial dengan membangun keluarga lewat pernikahan, di mana ia masih mempertahankan tradisi pernikahan Pakistan. Generasi ketiga, Maulana, seorang anak laki-laki berbahasa Jawa yang suka mendengarkan lagu India dan diajarkan bahasa Urdu di lingkungan rumahnya. Mengombinasikan arsip foto keluarga dengan gaya dokumenter ekspositoris/observasional, film ini menggali serta merekam perjalanan percampuran budaya antar negara dan antar etnis yang selalu berkembang dan berubah-ubah.

Pemeringkatan umur13+
Bahasa asliIndonesia, Jawa
TakarirEnglish

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format tersediaDigital File
Resolusi gambarFull HD
RasioMix
Negara produksiIndonesia
Provinsi produksiJawa Tengah
Rumah produksiPakiboy Project
Tim ProduksiL. H. Aim Adi Negara (Produser)L. H. Aim Adi Negara (Penata Kamera)L. H. Aim Adi Negara, Jeihan Angga (Penata Gambar)Jeihan Angga (Penata Suara)L. H. Aim Adi Negara, Dra. Sumaya, MA. (Periset)
  • Yuan Dhe Gama (Asisten Penata Gambar)
  • L. H. Aim Adi Negara (Perekam Suara)
    Edisi Festival
    • FFD 2014 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterEkspositoris
      TemaMasyarakat, Sejarah, Politik & Kekuasaan
      TopikKeluarga, Tradisi, Identitas, Migrasi, Biografi
      Mata pelajaran relevanAntropologi, Bahasa Asing, Sejarah, Sosiologi
      Mata kuliah relevanAntropologi, Hubungan Internasional, Sejarah, Sosiologi

      Referensi yang bisa digunakan

      Film dalam set tema yang sama

      • Sarah Salsabila Shafiyah
        Pasar sebagai urat nadi perekonomian rakyat, akan tetapi kegiatan di pasar ini beresiko tinggi karena lokasinya berdampingan dengan rel kereta aktif.
      • Wahyu Utami
        Meski tidak diuntungkan secara ekonomi, sebuah kelompok seni penyandang tunanetra membuat pementasan yang ditayangkan di situs web yang diharap memberi kebahagiaan bagi penontonnya.