Niqab: We are Not Different

Pengguna Niqab di Indonesia kerap mendapatkan perlakuan diskriminatif. Hal sederhana seperti pilihan berpakaian dengan memakai Niqab seringkali memantik pikiran negatif yang berujung kepada pengucilan. Rini Hidayat, seorang ibu rumah tangga, dan Ummi Kalsum, mahasiswi, adalah dua perempuan yang diwawancarai perihal suka-duka memakai Niqab dalam keseharian. Cerita dua perempuan tersebut menjelaskan alasan, tujuan, dan permasalahan riil yang ada—suatu hal yang kasat dari mata apabila terlanjur penuh prasangka.
Detail Film
- Setiawan "Bregas" (Penerjemah)
- Rio Aristia (Pembuat Takarir)
- FFD 2018 — Kompetisi | Seleksi Resmi
- 2018 — Solo Documentary Film FestivalBest DocumentaryKategori Mahasiswa
Catatan Pengelola
Referensi yang bisa digunakan
Film dalam set tema yang sama
- “Mefa jai jau fanai mera tofong” atau “jangan namaku disanjung tapi teruskanlah perjuanganku”. Renungan karir seorang pelatih atletik yang menggambarkan atmosfer kegiatan tim atletik di Kota Serui, Papua.

- Ulasan fandom seperti pengalaman suka-duka akibat prasangka orang awam, pemahaman tentang budaya Jepang, dan hubungan antar kelompok penggemar.

- Potret intim tentang keseharian para tahanan perempuan hamil dan tantangan yang mereka hadapi selama masa tahanan.

- Masyarakat","number":"3","randomSeedTtl":"1","post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[365],"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":"<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>"}]}" data-page="1" data-max-pages="52" data-start="1" data-end="3">





