Our Mother The Queen

Bunda Reinha

2010 — 60 menit
Kehadiran patung Bunda Maria, disebut Tuan Ma sudah menjadi penting dalam kehidupan masyarakat Larantuka selama lebih dari 500 tahun.(*)
Our Mother The Queen
Sekilas tentang film

Kehadiran patung Bunda Maria, disebut Tuan Ma sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Larantuka selama lebih dari 500 tahun. Di sana, bersama ribuan umat dari berbagai daerah di Indonesia berlangsung prosesi Paskah bernuansa Portugis tentang penyertaan dan divosi kepada Maria. Pelaksanaan prosesi ini dihitung sebagai yang tertua di dunia, dan masih berlanjut hingga kini.(*)

Pemeringkatan umur13+
SutradaraDeyna
Bahasa asliIndonesia

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format tersediaDigital File
Resolusi gambarHD
Rasio4:3
Negara produksiIndonesia
Provinsi produksiNusa Tenggara Timur
Rumah produksiJiwa Creation
Tim ProduksiDevan Haryanto (Produser)Deyna (Penata Kamera)Aswan Tatra (Penata Gambar)Elisabeth Hardiyanti (Penulis)
    Edisi Festival
    • FFD 2010 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterEkspositoris
      TemaMasyarakat
      TopikAgama & Kepercayaan, Tradisi
      Mata pelajaran relevanAntropologi, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Agama, Sejarah, Sosiologi
      Mata kuliah relevanAntropologi, Pendidikan Agama, Sosiologi, Sejarah

      Film dalam set tema yang sama

      • Lasja Fauzia Susatyo
        Layaknya logam yang memiliki 2 sisi, perempuan Sumba memiliki peranannya tersendiri di tatanan masyarakat.
      • Muhamad Al Fayed
        Pernyataan, "Bukan kami yang berbeda, tapi kalian yang membedakan", dalam film ini merupakan ajakan untuk berpikir tentang pilihan, perbedaan, dan prasangka.
      • Sazkia Noor Anggraini
        Sang pembuat film menelusuri silsilah keluarga melalui arsip peninggalan kakeknya dan menemukan sejarah keluarga yang dipengaruhi konfilk politik.