Women of Sumba Land

Perempuan Tana Humba

2019 — 31 menit
Layaknya logam yang memiliki 2 sisi, perempuan Sumba memiliki peranannya tersendiri di tatanan masyarakat.
Women of Sumba Land
Sekilas tentang film

Tenun Ikat memiliki peranan penting bagi kehidupan sosial dan ekonomi orang Sumba di awal dan akhir mulai dari kelahiran, kematian hingga perkawinan. Keberadaan kain tenun dalam adat Sumba tak dapat dipisahkan bagaikan perempuan dan belis. Datang dalam bentuk kuda, sapi, kerbau dan babi, belis dipercaya sebagai sesuatu yang harus dibayarkan laki-laki kepada keluarga perempuan. Secara turun temurun sampai saat ini, tradisi adat dipegang erat di tengah gempuran modernisasi yang memaksa adanya penyesuasian untuk mempertahankan nilai-nilai yang ada.

Pemeringkatan umurSU
Bahasa asliIndonesia, Sumbawa
TakarirEnglish

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format tersediaDigital File
Resolusi gambarFull HD
Rasio16:9
Negara produksiIndonesia
Provinsi produksiNusa Tenggara Timur
Tim ProduksiMandy Marahimin (Produser)Nur Hidayat (Penata Kamera)Wawan I. Wibowo (Penata Gambar)Satrio Budiono (Penata Suara)Olin Monteiro (Periset)Lasja Fauzia Susatyo (Penulis)
  • Thoersi Argeswara (Komposer)
    Edisi Festival
    • FFD 2019 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterEkspositoris
      TemaMasyarakat
      TopikKeluarga, Masyarakat Adat, Tradisi
      Mata pelajaran relevanSosiologi, Antropologi
      Mata kuliah relevanAntropologi, Komunikasi, Filsafat, Sosiologi

      Film dalam set tema yang sama

      • Asrida Elisabeth
        Menceritakan tentang perjuangan Mama Holsina yang ditinggal menikah suaminya dan dituduh mencuri ubi di lahan iparnya demi memberi makan anak-anaknya.
      • Ima Puspita Sari
        Sepanjang film kita akan diajak untuk mengikuti perjalanan Wasis dalam upayanya membagkitkan program Jam Belajar Masyarakat yang sempat terhenti pasca-reformasi.
      • Kisno Ardi
        Di antara riuhnya pasar, perempuan lanjut usia bekerja dengan risiko tinggi tanpa perlindungan sebagai buruh gendong, demi memenuhi kebutuhan hidup.