
Rock for Kamtis

Film ini mengikuti perjalanan sebuah band punk asal Yogyakarta yang bernama Endank Soekamti yang sedang merampungkan album mereka yang kelima. Untuk album itu, mereka memilih merekam album di Semarang. Sembari sibuk di dapur rekaman, Endank Soekamti juga tetap berinteraksi dengan pengikut setianya melalui kanal YouTube dan Twitter. Mereka memperlihatkan proses di balik pembuatan album yang apa adanya, mulai dari pertemanan antar anggota band yang kadang serampangan sampai pembahasan tentang hal-hal teknis terkait alat musik masing-masing.
Detail Film
Catatan Pengelola
Film dalam set tema yang sama
- Suharto dan Rufiana adalah mantan penderita gangguan jiwa yang sembuh setelah menjalani terapi di pesantren Al-Ghatur Bondowoso. (*)

- Sebuah diary film tentang kondisi fisik dan mental sebuah keluarga yang mengisolasi diri saat pandemi COVID-19.

- Dokumenter ini menceritakan tentang usaha rumahan yang menjadi lapangan pekerjaan masyarakat desa. (*)

- Masyarakat, Seni","number":"3","randomSeedTtl":"1","no_found_rows":true,"post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[2482],"update_post_meta_cache":false,"update_post_term_cache":false,"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=seni\" rel=\"tag\">Seni<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="1" data-start="1" data-end="3">


