
Women of Sumba Land
Perempuan Tana Humba

Tenun Ikat memiliki peranan penting bagi kehidupan sosial dan ekonomi orang Sumba di awal dan akhir mulai dari kelahiran, kematian hingga perkawinan. Keberadaan kain tenun dalam adat Sumba tak dapat dipisahkan bagaikan perempuan dan belis. Datang dalam bentuk kuda, sapi, kerbau dan babi, belis dipercaya sebagai sesuatu yang harus dibayarkan laki-laki kepada keluarga perempuan. Secara turun temurun sampai saat ini, tradisi adat dipegang erat di tengah gempuran modernisasi yang memaksa adanya penyesuasian untuk mempertahankan nilai-nilai yang ada.
Detail Film
Catatan Pengelola
Film dalam set tema yang sama
- “Mefa jai jau fanai mera tofong” atau “jangan namaku disanjung tapi teruskanlah perjuanganku”. Renungan karir seorang pelatih atletik yang menggambarkan atmosfer kegiatan tim atletik di Kota Serui, Papua.

- Penelusuran selama 2 tahun tentang hubungan antara industri film dengan Lembaga Sensor Film melalui 2 studi kasus: film ‘Senyap’ dan ‘Babi Buta yang Ingin Terbang’.

- Tarian kehidupan Marie-Christine Mouis bersama Ataxia, penyakit langka yang menyerang saraf motoriknya.

- Masyarakat","number":"3","randomSeedTtl":"1","no_found_rows":true,"post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[342],"update_post_meta_cache":false,"update_post_term_cache":false,"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":"<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>"}]}" data-page="1" data-max-pages="1" data-start="1" data-end="3">


