Voice of Heart

Swara Kalbu

2018 — 16 menit
‘Swara Kalbu’ adalah usaha Lita Andiyani untuk merangkum suara hati yang terkendala komunikasi verbal dalam keluarga, terutama antara ibu dan anak-anaknya.
Voice of Heart
Akses film ini
Sekilas tentang film

Kasi Astuti adalah seorang pelaku seni yang mencintai karawitan sedari muda. Dengan semangat, ia turut tampil dan berlatih hingga larut malam hampir setiap harinya. Hal ini ditentang oleh keluarga, terutama anak-anaknya. Mereka khawatir terhadap ibunya yang setiap malam berkendara motor sendirian pulang-pergi untuk karawitan. Bagi anak-anaknya, ibunya seharusnya beristirahat di rumah dan menghabiskan waktu bersama anak-cucunya. Namun sebaliknya, Kasi Astuti melihat karawitan sebagai penghiburan dari rutinitas sehari-hari. Tidak hanya bermain musik tetapi juga berkumpul bersama teman-teman. Baginya, selama tidak merepotkan orang lain, ia seharusnya diperbolehkan melakukan salah satu hal yang digemarinya yakni karawitan.

Pemeringkatan umurSU
SutradaraLita Andiyani
Bahasa asliIndonesia, Jawa
TakarirBahasa Indonesia

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format tersediaDigital File
Resolusi gambarHD
Rasio16:9
Negara produksiIndonesia
Provinsi produksiD.I. Yogyakarta
Tim ProduksiFarah Aulia Ramdhani (Produser)Resti Aria Andini, M. Robby Chairuddin, Lita Andiyani (Penata Kamera)M. Robby Chairuddin, Lita Andiyani (Penata Gambar)M. Robby Chairuddin (Penata Suara)Lita Andiyani (Periset)
  • Lita Andiyani (Penerjemah)
  • Farah Aulia Ramdhani (Behind the Scene)
    Edisi Festival
    • FFD 2018 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterEkspositoris
      TemaSeni, Masyarakat
      TopikKeluarga, Musik, Tradisi, Lansia
      Mata pelajaran relevanAntropologi
      Mata kuliah relevanAntropologi, Pendidikan, Sosiologi

      Film dalam set tema yang sama

      • Akademi Arkipel Collective
        Dalam keadaan terbatas di masa pandemi, film hasil kerja-kolektif 40 orang-an ini menjadi wadah komunikasi antar komunitas dalam ambang ketidakpastian momen melalui pertanyaan, “Bagaimana kabar di sana?”.
      • Bowo Leksono, Heru Catur Wibowo
        Dinamika komunitas pegiat film dengan pemerintah daerahnya terkait keterbatasan ruang apresiasi film.