
Voice of Heart
Swara Kalbu

Kasi Astuti adalah seorang pelaku seni yang mencintai karawitan sedari muda. Dengan semangat, ia turut tampil dan berlatih hingga larut malam hampir setiap harinya. Hal ini ditentang oleh keluarga, terutama anak-anaknya. Mereka khawatir terhadap ibunya yang setiap malam berkendara motor sendirian pulang-pergi untuk karawitan. Bagi anak-anaknya, ibunya seharusnya beristirahat di rumah dan menghabiskan waktu bersama anak-cucunya. Namun sebaliknya, Kasi Astuti melihat karawitan sebagai penghiburan dari rutinitas sehari-hari. Tidak hanya bermain musik tetapi juga berkumpul bersama teman-teman. Baginya, selama tidak merepotkan orang lain, ia seharusnya diperbolehkan melakukan salah satu hal yang digemarinya yakni karawitan.
Detail Film
- Lita Andiyani (Penerjemah)
- Farah Aulia Ramdhani (Behind the Scene)
- FFD 2018 — Kompetisi | Seleksi Resmi
Catatan Pengelola
Film dalam set tema yang sama
- Aturan dan praktik penegakan sekolah yang problematik atas perilaku menyontek.

- Suharto dan Rufiana adalah mantan penderita gangguan jiwa yang sembuh setelah menjalani terapi di pesantren Al-Ghatur Bondowoso. (*)

- Antologi yang menyoroti pengalaman ketubuhan perempuan Indonesia dalam menghadapi represi sistem negara, norma, dan agama.

- Seni, Masyarakat","number":"3","randomSeedTtl":"1","no_found_rows":true,"post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[366],"update_post_meta_cache":false,"update_post_term_cache":false,"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=seni\" rel=\"tag\">Seni<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="1" data-start="1" data-end="3">


