
Tonotwiyat (Hutan Perempuan)

Film ini menceritakan keseharian suku Enggros di Papua yang beranggotakan kaum perempuan sehingga dijuluki “Hutan Perempuan”. Hutan ini hanya boleh dimasuki oleh perempuan. Jika peraturan tersebut dilanggar, orang tersebut akan mendapatkan ganjarannya. Terletak di Teluk Yotefa, hutan yang kaya dengan sumber daya alam ini berperan sebagai sumber pencaharian untuk penduduknya. Di kala derasnya arus modernisasi yang masuk, masyarakat setempat berusaha mempertahankan tradisi mereka.
Detail Film
Catatan Pengelola
Film dalam set tema yang sama
- Remaja perempuan bercita-cita bekerja di Jakarta untuk memperbaiki keadaan hidupnya.

- Mengintip sedikit tentang Intip goreng, jajanan khas Solo yang sudah melegenda dan disukai banyak orang. (*)

- Ironi dan harapan dunia kesehatan Indonesia dalam kacamata Hj. Rabiah, seorang perawat yang telah membaktikan 28 tahun hidupnya bekerja di pulau terpencil.

- Alam & Lingkungan, Masyarakat","number":"3","randomSeedTtl":"1","no_found_rows":true,"post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[347],"update_post_meta_cache":false,"update_post_term_cache":false,"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=alam-lingkungan\" rel=\"tag\">Alam & Lingkungan<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="1" data-start="1" data-end="3">


