Falhan’s Love

2021 — 16 menit
Dokumenter tentang kasih sayang orang tua kepada anak mereka yang melampaui hambatan-hambatan yang ada.
Falhan’s Love
Akses film ini
Sekilas tentang film

Sebuah potret cinta sepasang suami istri disabilitas kepada Falhan, putra mereka yang autis. Mereka dengan penuh kehangatan dan kesabaran merawat dan menemani Falhan tumbuh. Di samping itu, cuplikan-cuplikan keseharian keluarga Falhan menunjukkan strategi ketiga anggota keluarga tersebut dalam berinteraksi di lingkungannya. Keseharian yang menyangkut pendidikan, navigasi di ruang domestik, dan mobilitas turut dibicarakan di film ini.

Pemeringkatan UmurSU
Bahasa AsliIndonesia, Jawa
TakarirBahasa Indonesia

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format TersediaDigital File
Resolusi GambarFull HD
Rasio Gambar16:9
Negara ProduksiIndonesia
Provinsi ProduksiD.I. Yogyakarta
Tim Produksi
  • Gardika Gigih (Komposer)
    Edisi Festival
    • FFD 2021 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Rekam Jejak Festival
      • 2021 — Aesthetica Short Film FestivalOfficial SelectionGuest Programme
      • 2021 — Minikino Film Week – Bali International Short Film FestivalOfficial SelectionGuest Program - In-Docs - Distanced Stories 2020 Workshop
      • 2021 — KAUM Indonesian Alternative Performance & Film FestivalOfficial SelectionSpecial Screenings by Indonesia Distanced Stories 2020 (In-Docs)
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterObservasional
      TemaMasyarakat
      TopikDisabilitas, Keluarga, Anak-anak, Pendidikan
      Mata Pelajaran RelevanSosiologi, Antropologi, Biologi, Psikologi
      Mata Kuliah RelevanSosiologi, Antropologi, Kedokteran

      Film dalam set tema yang sama

      • Wahyu Utami
        Meski tidak diuntungkan secara ekonomi, sebuah kelompok seni penyandang tunanetra membuat pementasan yang ditayangkan di situs web yang diharap memberi kebahagiaan bagi penontonnya.
      • Gembong Nusantara
        Bunga sedap malam menjadi saksi senyap pemakaman massal di saat pandemi COVID-19.
      • David Darmadi
        Dua rutinitas warga yang saling berdampingan pada satu titik ruang yaitu jembatan Gunung Nago di Sumatera Barat.