Sebuah meta-dokumenter, dokumenter reflektif yang menangkap proses pembuatan adegan percakapan tentang tradisi pernikahan yaitu seserahan.


Film ini menyuarakan keadaan orang etnis Tionghoa pada masa Orde Baru yang dipaksa untuk mengganti identitas dan dikebiri agar dapat diakui Indonesia. Saat segala kebebasan berekspresi direnggut, tiga orang etnis Tionghoa asal Purbalingga mematuhi aturan sambil secara diam-diam tetap menjalankan kepercayaan yang mereka pilih.


