
Nokas

Nokas, seorang petani di Kupang, Nusa Tenggara Timur, ingin menikahi kekasihnya, Ci, seorang perempuan yang bekerja di peternakan ayam. Pernikahan di Kupang merupakan peristiwa penting yang dirayakan dengan tradisi belis. Tradisi ini harus dipenuhi keluarga mempelai lelaki ketika ingin menikahi seorang perempuan. Seringkali, tradisi ini menyiratkan pemberian materi dengan nilai yang cukup tinggi. Tak terkecuali pada pernikahan antara Nokas dan Ci. Meskipun diskusi antara dua keluarga telah dilakukan, ada beberapa harga yang tidak dapat ditawar. Nokas, beserta keluarganya, berusaha mencari siasat untuk memenuhi tradisi belis dan biaya lainnya agar pernikahannya dapat diwujudkan.
Detail Film
- Damar Ardi (Co-Produser)
- Yennu Ariendra (Komposer)
- Ananias Taklale, Atalya Taklale, Jefry Nahak, Inviolata Wr. (Penerjemah)
- Dalih Sembiring, Mikael Johani, Suryani Liauw (Pembuat Takarir)
- FFD 2016 — Kompetisi | Seleksi Resmi
- 2017 — Yamagata International Documentary Film FestivalOfficial SelectionNew Asia Currents
- 2016 — Singapore International Film FestivalOfficial SelectionSilver Screen Awards
- 2016 — Eurasia International Film FestivalOfficial SelectionEurasia Docs
Catatan Pengelola
Referensi yang bisa digunakan
Film dalam set tema yang sama
- Bermodalkan pengetahuan sejarah, Pak Isuardi mencoba mengembangkan alat musik tradisional berpa Jidor, yang diberi nama Jlegur.(*)

- Ampun DJ menangkap denyut energi muda yang penuh euforia dalam perjalanan mencari jati diri.

- Lintang, penderita low vision, sebentar lagi akan lulus dari SLB tempat ia belajar selama 7 tahun. (*)

- Masyarakat","number":"3","randomSeedTtl":"1","no_found_rows":true,"post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[926],"update_post_meta_cache":false,"update_post_term_cache":false,"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":"<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>"}]}" data-page="1" data-max-pages="1" data-start="1" data-end="3">


