Di antara keriuhan serta keterdesakan masalah sehari-hari, seorang anak disabilitas bergerak dan merawat cita-citanya sebagai seorang penolong bagi orang lain.

Selamat Tinggal Sekolahku

Lintang, penderita low vision, sebentar lagi akan lulus dari SLB tempat ia belajar selama 7 tahun. Dia akan meninggalkan sahabat-sahabatnya dan juga lingkungan yang selama ini mendidiknya untuk siap menghadapi dunia luar. (*)


