A Tale of The Crocodile’s Twin

Saya di Sini, Kau di Sana

2022 — 18 menit
Dongeng investigatif tentang hubungan buaya dengan manusia yang melegenda di kota Palu, Sulawesi Tengah.
A Tale of The Crocodile’s Twin
Akses film ini
Sekilas tentang film

Film ini menghadirkan teka-teki hubungan manusia dengan buaya, di mana buaya merupakan sosok yang spesial di kehidupan warga di Sulawesi Tengah. Ia adalah musuh, teman, bahkan saudara yang memiliki ikatan batin dengan manusia. Ikatan batin yang terasa pasang surut di mana buaya menjadi terpinggirkan akibat kehidupan yang semakin hari semakin antroposentris. Lewat kombinasi ilustrasi yang mentah nan imajinatif serta testimoni para warga, film ini membawakan dongeng serta investigasi yang reflektif tentang sejarah hubungan manusia dengan alam dan sebaliknya.

Pemeringkatan Umur17+
Bahasa AsliIndonesia
TakarirBahasa Indonesia

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format TersediaDigital File
Resolusi GambarFull HD
Rasio Gambar16:9
Negara ProduksiIndonesia
Provinsi ProduksiSulawesi Tengah
Rumah ProduksiSinekoci, Forum Sudutpandang
Tim ProduksiSarah Adilah (Produser)Taufiqurrahman Kifu, Agung Dermawan (Penata Kamera)Ammar Dzakhwan (Penata Gambar)Yusuf Radjamuda (Penata Suara)
  • Muh. Andi Fikri (Perekam Suara)
  • Yusuf Radjamuda (Produser Paska Produksi, Supervisi Cerita)
  • Moh. Ifdhal (Impact Produser)
  • Halijah Jarwadin (Keuangan & Akuntan)
  • Muh. Fantsyuri, Rahmadiyah Tria Gayathri (Produser Lini)
  • Andiqu N. Inayah (Asisten Produksi)
  • D. S. Nugraheni (Mentor Proyek)
  • Muh. Reza Arhamny (Supervisi Penata Gambar)
  • Aldino Pratama (Supervisi Penata Suara)
  • Taufiqurrahman Kifu (Koreksi Warna)
  • Raras Umaratih (Ilustrator)
  • Monica Kader (Narator)
  • Ika Wulandari, Robert Stitson (Penerjemah)
    Edisi Festival
    • FFD 2022 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterEkspositoris
      TemaAlam & Lingkungan, Seni
      TopikSistem Alam, Bencana, Film & Video
      Mata Pelajaran RelevanBiologi, Geografi, Antropologi, Sejarah, Bahasa Daerah
      Mata Kuliah RelevanBiologi, Geologi, Arkeologi, Antropologi, Sejarah

      Film dalam set tema yang sama

      • Chonie Prysilia, Hizkia Subiyantoro
        Melalui animasi, film ini memvisualisasikan cerita yang cukup enggan dibicarakan oleh perempuan yang sudah menikah perihal anak keturunan, dari sudut pandang mereka sendiri.
      • Winner Wijaya
        Ojek Lusi menghadirkan cara baru dalam menangkap tragedi kerusakan alam selain dengan cara yang dramatis atau mengharu biru.
      • Kartika Tri Wardani
        Ebeg (kuda lumping) tak hanya bentuk kesenian, namun juga simbol atas laku sadar spiritual sekaligus keagamaan.