Bibi Siti Switi

2015 — 17 menit
Bibi Siti Switi menyajikan dilema cinta yang dialami Siti dan pencarian jati dirinya dalam kehidupan urban.
Bibi Siti Switi
Akses film ini
Sekilas tentang film

Siti Jaroh, perempuan asal Lubuk Linggau yang berprofesi sebagai pekerja rumah tangga (PRT) di Jakarta. Ia memiliki hubungan romantis dengan beberapa pria. Mereka adalah Imam, Iwan dan Sunarmo. Menjalin hubungan secara diam-diam dengan lebih dari satu orang merupakan usaha Siti untuk menyeleksi siapa yang pantas menjadi pasangan hidupnya.

Pemeringkatan UmurSU
Bahasa AsliIndonesia
TakarirEnglish

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format TersediaDigital File
Resolusi GambarFull HD
Rasio Gambar16:9
Negara ProduksiIndonesia
Provinsi ProduksiSumatra Selatan, Banten
Rumah ProduksiUniversitas Multimedia Nusantara
Tim ProduksiCynthia Natalia (Produser)Stefani (Penata Kamera)Belinna Puteri Alfine (Penata Gambar)
  • Harianto Suparto (Produser Eksekutif)
  • Gita Sapta Adi, Thomas Agung Utomo, Mamiek Prawiro Utomo, Emily Rachel Utomo, Fida Pramono, Linda Saridewi, Prahastya Putra, Dominique Alonna (Co-Produser)
  • Belinna Puteri Alfine (Perekam Suara)
  • Vanessa Arninda Sihite (Penerjemah)
    Edisi Festival
    • FFD 2015 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Rekam Jejak Festival
      • 2015 — XXI Short Film FestivalBest FilmFilm Pendek Dokumenter
      • 2015 — UCIFEST – UMN Animation & Film FestivalBest FilmFilm Pendek Dokumenter
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterPartisipatoris
      TemaMasyarakat, Politik & Kekuasaan
      TopikMigrasi, Pekerjaan, Keluarga
      Mata Pelajaran RelevanSosiologi
      Mata Kuliah RelevanSosiologi

      Referensi yang bisa digunakan

      Film dalam set tema yang sama

      • Naira Capah, Fauzan Syam Aditya
        Tarian Kehidupan tidak hanya tentang tari dan ekonomi, ia juga mengandaikan tari sebagai gerak, tempo, dan energi yang diperlukan seorang remaja untuk berjuang dari hari-ke-hari.
      • Lia Budi Cahyani
        Dokumenter ini menceritakan tentang usaha rumahan yang menjadi lapangan pekerjaan masyarakat desa. (*)
      • Dwitra Juli Ariana
        Kegiatan bertani yang kian sulit semakin menggerus semangat seorang petani di Bali dalam mempertahankan sawahnya.