Melalui animasi dan narasi reflektif, Identity secara konsisten menyodorkan suatu pertanyaan yang mengusik: apakah identitas benar merupakan jaminan kebebasan?


Perjalanan seorang maupun sekelompok pembarang yang rela menjadikan hari-harinya di pinggir jalan dengan tujuan mencukupi kebutuhan sehari-hari dan menghibur masyarakat.(*)


