
Ebeg Lovers
Ebeg Sejoli

Ebeg adalah bentuk kesenian daerah Jawa Banyumasan. Meski mirip dengan seni kuda lumping, perbedaan terletak pada sejarah, kostum, dan lantunan ritus yang khas Banyumasan. Seni ebeg popular dengan adanya bentuk kesurupan (wuru) antar penampil atau, bahkan, penonton. Oleh karena itu, aspek spiritual penampil harus terus dilatih agar siap; terasah lewat laku keagamaan sehari-hari.
Praktik ebeg tergolong popular di area Banyumasan, tampak melalui tingginya minat dari berbagai kalangan: tua atau muda. Salah duanya adalah Febri dan Puspa, sepasang sejoli yang masih duduk di bangku SMA. Keduanya jatuh cinta pada seni ebeg. Mereka terus berlatih; menempa keselarasan antar indang (makhluk astral) masing-masing.
Detail Film
- Muhammad Taufik (Behind the Scene)
- FFD 2023 — Kompetisi | Dokumenter Pelajar Terbaik
Catatan Pengelola
Film dalam set tema yang sama
- Televisi masuk desa, pesta pemakaman adat, seorang juru kamera lokal, ketiga hal tersebut dijalin menjadi satu dokumenter yang segar dalam mengamati kehidupan komunal di Toraja, Sulawesi Selatan.

- Ksatria Sembrani adalah sebuah film dokumenter yang mengangkat kebudayaan Jawa yang dipelopori anak-anak desa Sorobayan. (*)

- Empat orang pemuda yang tergabung dalam sebuah band diminta oleh seorang pembuat film dokumenter, Leonard Retel Helmrich, untuk membuat musik untuk salah satu adegan dalam film terbarunya. (*)

- Seni, Masyarakat","number":"3","randomSeedTtl":"1","no_found_rows":true,"post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[6034],"update_post_meta_cache":false,"update_post_term_cache":false,"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=seni\" rel=\"tag\">Seni<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="1" data-start="1" data-end="3">


