Bersekolah di sekolah inklusi membuat Salma (12 tahun) menemukan kesulitan untuk beradaptasi dengan teman sekelasnya yang berkebutuhan khusus. (*)

Mama, Anak Perempuanmu Bertato

Mama, Anak Perempuanmu Bertato karya Citra Melati mengangkat stigma sosial di Indonesia terhadap perempuan bertato. Melalui wawancara yang intim, film ini menggambarkan kejutan, kekhawatiran, dan perspektif para ibu ketika mendapati putri mereka memiliki tato permanen.


