
Die Jongen Kan Zingen, Ode untuk Subronto

Bagaimana musik menjadi kekuatan dalam perjalanan hidup komponis Subronto Kusumo Atmojo, seorang Sukarnois yang dipresentasikannya melalui lagu. Nasakom Bersatu, salah satu lagu yang diciptakan untuk mendukung gagasan persatuan tiga arus kekuatan politik rakyat Indonesia, Nasionalisme, Agama, dan Komunis yang ditawarkan Sukarno sejak tahun 1926. Ketidakstabilan situasi yang terjadi saat berkuasanya Orde Baru, Subronto menjadi korban pengasingan dan lagu ciptaannya dilarang untuk dinyanyikan.(*)
Detail Film
Catatan Pengelola
Film dalam set tema yang sama
- Secara ringkas dan padat, film ini seolah-olah hendak memperkenalkan kepada publik tentang sosok Heri Dono–salah satu seniman kontemporer yang paling berpengaruh di ranah seni Indonesia.

- Empat orang pemuda yang tergabung dalam sebuah band diminta oleh seorang pembuat film dokumenter, Leonard Retel Helmrich, untuk membuat musik untuk salah satu adegan dalam film terbarunya. (*)

- Penelusuran selama 2 tahun tentang hubungan antara industri film dengan Lembaga Sensor Film melalui 2 studi kasus: film ‘Senyap’ dan ‘Babi Buta yang Ingin Terbang’.

- Seni, Sejarah","number":"3","randomSeedTtl":"1","no_found_rows":true,"post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[2346],"update_post_meta_cache":false,"update_post_term_cache":false,"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=seni\" rel=\"tag\">Seni<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=sejarah\" rel=\"tag\">Sejarah<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="1" data-start="1" data-end="3">


