Menggunakan novel Max Havelaar karya Multatuli sebagai pijakan, film ini melacak warisan sastra bersejarah dan mengamati perubahan kehidupan warga di Lebak, Banten.


Tak ada sehelai daun pun yang identik, bahkan pada pohon yang sama sekalipun. Tiap helai daun memiliki ruas tulang daunnya sendiri, tapi helai tercipta dengan unik, apalagi manusia. Dipertaruhkannya seluruh miliknya demi membela sebuah jiwa.(*)


