On Broadway #1

2010 — 42 menit
Film ini tentang sebuah masjid di tengah Manhattan, Kota New York, AS, bertujuan untuk memberikan gambaran kompleks mengenai muslim Amerika di luar reproduksi imajinasi kekerasan 9/11 dari media massa.(*)
On Broadway #1
Sekilas tentang film

Film ini tentang sebuah masjid di tengah Manhattan, Kota New York, AS, bertujuan untuk memberikan gambaran kompleks mengenai muslim Amerika di luar reproduksi imajinasi kekerasan 9/11 dari media massa. Satu gambar berdiri untuk beragam pandangan. Sebuah karya dokumenter yang kembali ke bahasa visual “sinema awal” (early cinema), yaitu film sebagai panggung visual bagi ruang-waktu-gerak dan bukan kata-kata.(*)

Pemeringkatan umur13+
SutradaraAryo Danusiri
Bahasa asliInggris

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format tersediaDigital File
Resolusi gambarSD
Rasio16:9
Negara produksiAmerika Serikat
Rumah produksiRagam Network, Sensory Ethnography Lab
Tim ProduksiAryo Danusiri (Produser)Aryo Danusiri (Penata Kamera)Aryo Danusiri (Penata Gambar)Aryo Danusiri (Penulis)
    Edisi Festival
    • FFD 2010 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Rekam Jejak Festival
      • 2020 — Taiwan International Documentary Film FestivalOfficial SelectionDocumemory: Space and Place
      • 2010 — International Film Festival RotterdamOfficial SelectionSpectrum - Shorts
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterObservasional
      TemaMasyarakat, Seni
      TopikAgama & Kepercayaan, Film & Video
      Mata pelajaran relevanPendidikan Agama, Antropologi, Pendidikan Kewarganegaraan
      Mata kuliah relevanAntropologi, Pendidikan Agama, Sosiologi

      Film dalam set tema yang sama

      • Gerry Alidin, M. Rafi Akbar
        Film ini mengisahkan tentang seorang siswa SMA, Sabrina Rahma dan kecintaannya terhadap dunia tari.
      • Hafiz Rancajale
        Film ini menampilkan kolaborasi antara pembuat film dengan narasumber-narasumbernya dalam bercerita tentang isu seni dan aktivisme di Indonesia.
        Screenshot film DOLO
      • Annisa Rahmasari
        Testimoni seorang mantan tentara yang turut menjadi korban kekacauan politik 1965.