
Rock for Kamtis

Film ini mengikuti perjalanan sebuah band punk asal Yogyakarta yang bernama Endank Soekamti yang sedang merampungkan album mereka yang kelima. Untuk album itu, mereka memilih merekam album di Semarang. Sembari sibuk di dapur rekaman, Endank Soekamti juga tetap berinteraksi dengan pengikut setianya melalui kanal YouTube dan Twitter. Mereka memperlihatkan proses di balik pembuatan album yang apa adanya, mulai dari pertemanan antar anggota band yang kadang serampangan sampai pembahasan tentang hal-hal teknis terkait alat musik masing-masing.
Detail Film
Catatan Pengelola
Film dalam set tema yang sama
- Kabar para pemuda mantan pembuat film pelajar yang merenungkan kembali pengaruh sinema di kehidupan sosial.

- Kisah dan semangat di balik pembangunan Patung Selamat Datang (Bundaran HI), Monumen Pembebasan Irian Barat (Lapangan Banteng), dan Patung Dirgantara (Pancoran).(*)

- Secara ringkas dan padat, film ini seolah-olah hendak memperkenalkan kepada publik tentang sosok Heri Dono–salah satu seniman kontemporer yang paling berpengaruh di ranah seni Indonesia.

- Masyarakat, Seni","number":"3","randomSeedTtl":"1","no_found_rows":true,"post_status":"publish","paged":1,"post__not_in":[2482],"update_post_meta_cache":false,"update_post_term_cache":false,"tax_query":[{"taxonomy":"tema","field":"name","terms":["<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=masyarakat\" rel=\"tag\">Masyarakat<\/a>","<a href=\"https:\/\/filmdokumenter.id\/?taxonomy=tema&term=seni\" rel=\"tag\">Seni<\/a>"]}]}" data-page="1" data-max-pages="1" data-start="1" data-end="3">


