Rotten Rice for the People

Beras Bosok Kanggo Rakyat

2017 — 10 menit
Dokumenter mengenai kebijakan bantuan beras yang dianggap tidak tepat bagi masyarakat.
Rotten Rice for the People
Akses film ini
Sekilas tentang film

Beras untuk Rakyat Miskin (Raskin) yang kini dikenal dengan Beras Sejahtera (Rastra) adalah program pemerintah yang berjalan sejak tahun 1998. Program ini berjalan hingga kini dengan segala padanannya. Film ini menangkap fakta dan pendapat yang mengelilingi kebijakan Rastra di Desa Beji, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga, Jawa Tengah. Beberapa pihak berusaha mengatasi aspek ketidaktepatan dari Rastra, sisanya berusaha sekedar menjalankan sistem. Di antaranya, masyarakat membuat rotasi dan hidup dari bantuan pemerintah dengan kualitas rendah ini.

Pemeringkatan umurSU
Bahasa asliIndonesia, Jawa
TakarirEnglish

Detail Film

WarnaWarna
SuaraStereo
Format tersediaDigital File
Resolusi gambarHD
Rasio16:9
Negara produksiIndonesia
Provinsi produksiJawa Tengah
DistributorCLC Purbalingga
Kontakfestfilmpurbalingga@gmail.com
Tim ProduksiFirman Fajar Wiguna (Penata Kamera)Firman Fajar Wiguna (Periset)Firman Fajar Wiguna (Penulis)
  • Adham Kreteg (Penata Musik)
  • ECCOST SMANDA (Penerjemah)
    Edisi Festival
    • FFD 2017 — Kompetisi | Seleksi Resmi
      Rekam Jejak Festival
      • 2017 — Festival Film PurbalinggaAudience's Favorite
      Foto Film

      Catatan Pengelola

      Gaya DokumenterEkspositoris
      TemaPolitik & Kekuasaan
      TopikKebijakan Pemerintah, Ketidaksetaraan Ekonomi
      Mata pelajaran relevanSosiologi, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Sejarah, Ekonomi/Akuntansi
      Mata kuliah relevanKedokteran, Antropologi, Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan, Komunikasi, Sosiologi, Pemerintahan, Ekonomi, Gizi dan Nutrisi, Pertanian

      Film dalam set tema yang sama

      • Abu Juniarenta, Eko Harsoselanto, Ario Halendra
        Setelah peluncuran Free Trade Zone (FTZ) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Januari 2009 lalu, generasi muda Batam saat ini berkutat dengan tingginya biaya hidup dengan masa depan sebagai tenaga kerja murah bagi Singapura.(*)
      • Agustinus Saputra
        Bagaimana kehidupan para penambang batu? (*)
      • Dian Septi Trisnanti
        Melalui advokasi dan sosialisasi isu pelecehan seksual, angka kasus tidak hanya menjadi data untuk dianalisa melainkan menjadi bahan dasar perubahan.